SULAWESI TENGGARA — Rombongan truk pengangkut bantuan bergerak menuju Lanud Halim Perdanakusuma setelah prosesi pelepasan sekitar pukul 12.30 WIB. Dari pangkalan TNI AU tersebut, logistik akan diterbangkan ke NTT dan selanjutnya disalurkan ke titik-titik pengungsian.
Komjen Asep Edi Suheri menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga NTT. "Keluarga besar Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah," ujarnya saat melepas konvoi bantuan.
Muatan yang dikirim bukan hanya bahan makanan pokok, tetapi juga menyasar kebutuhan kelompok rentan. Polda Metro Jaya menyiapkan makanan siap saji khusus untuk balita, bubur bayi, hingga susu dalam kemasan.
Daftar lengkap barang meliputi air mineral, mi instan, ikan sarden, minuman siap saji, makanan ringan, selimut, sarung, alas tidur, dan terpal plastik aneka ukuran. Barang-barang ini dipilih agar bisa langsung dimanfaatkan warga yang kehilangan tempat tinggal.
Polda Metro Jaya tidak bekerja sendiri dalam pendistribusian. Koordinasi dengan Polda NTT sudah dilakukan untuk menentukan skala prioritas penyaluran, memastikan bantuan sampai ke wilayah yang paling membutuhkan dan belum terjangkau.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan target utama adalah kecepatan distribusi. "Kita berharap bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang terdampak sehingga dapat dimanfaatkan dengan cepat dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan di lapangan," kata Budi.
Pemilihan tanggal pengiriman yang bertepatan dengan HUT ke-81 RI disebut bukan kebetulan semata. Momen ini dijadikan pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan aksi nyata, bukan sekadar seremonial.
"Di momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tetap fokus pada persatuan, gotong royong, dan rasa senasib sepenanggungan. Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai satu bangsa," pungkas Kombes Budi.