KOLAKA — Penawaran jasa mobil sampah keliling di Pomalaa mencuat lewat unggahan akun Facebook Penjual Online Pomalaa. Dalam unggahan itu, warga yang membutuhkan jasa pengangkutan sampah diminta menghubungi nomor 081241442223 dengan biaya yang disesuaikan berdasarkan banyaknya sampah.
“Area Pomalaa yang butuh mobil sampah atau dibuangkan sampahnya silahkan hubungi nomor ini. Dibayar sesuai sedikit banyaknya sampah ta. Negoki,” tulis akun tersebut.
Fenomena ini menjadi ironi lantaran warga Pomalaa selama ini telah memenuhi kewajiban membayar retribusi pelayanan persampahan sesuai ketentuan. Namun, ketika armada pengangkut tidak kunjung menjangkau permukiman secara rutin, warga harus merogoh kocek lagi untuk memastikan sampah rumah tangganya terangkut.
Unggahan penawaran jasa itu pun ramai mendapat tanggapan warganet. Banyak yang menilai kemunculan jasa ini merupakan sinyal alarm bahwa sistem pengelolaan sampah di Pomalaa tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Pemerintah Kabupaten Kolaka melalui instansi terkait dinilai tidak boleh membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Ketersediaan armada, jadwal pengangkutan, titik pembuangan, hingga mekanisme pelayanan persampahan perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Persoalan sampah seharusnya tidak menunggu viral di media sosial atau menumpuk di permukiman untuk mendapat respons. Masyarakat membutuhkan pelayanan nyata, bukan sekadar imbauan menjaga kebersihan tanpa diikuti aksi konkret.
Pertanyaan besar yang mengemuka adalah ke mana sampah masyarakat harus dibawa jika armada dan pelayanan pemerintah belum mampu menjangkau seluruh permukiman. Jika retribusi pelayanan persampahan tetap dipungut, maka pelayanan pengangkutan wajib dipastikan berjalan rutin, merata, dan sesuai kebutuhan warga.
Fenomena jasa mobil sampah keliling ini menjadi cermin bahwa sistem pengelolaan sampah di Kolaka perlu segera dibenahi. Pemerintah daerah dituntut hadir memberikan solusi, sebab persoalan sampah menyangkut kenyamanan warga dan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.