SULAWESI TENGGARA — Industri game global sedang berada dalam fase kelam. Sepanjang 2025 hingga 2026, ribuan pekerja kehilangan pekerjaan akibat PHK massal, sejumlah studio ternama tutup, dan perang konsol kembali memanas. Di tengah situasi itu, Games Done Quick hadir sebagai pengingat bahwa komunitas game masih punya sisi paling manusiawi: solidaritas.
Melalui maraton speedrun yang disiarkan langsung di Twitch dan YouTube, GDQ mengumpulkan donasi dari penonton di seluruh dunia. Angka yang terkumpul bukan main—total donasi sepanjang sejarahnya kini menembus USD 62 juta atau sekitar Rp1 triliun.
Perjalanan GDQ dimulai dari skala sangat kecil. Event pertama pada 2010 hanya mengumpulkan sekitar USD 10 ribu. Kini, satu edisi saja bisa meraup lebih dari USD 3,4 juta—rekor yang dicetak Awesome Games Done Quick 2022 Online.
Dana sebesar itu bukan sekadar angka. Delapan hibah riset dan fellowship di Prevent Cancer Foundation secara eksplisit menyebut GDQ sebagai pendananya. Riset-riset itu mencakup penanganan kanker HPV di klinik gigi, skrining kanker serviks, hingga peningkatan teknologi deteksi kanker prostat.
Selain Prevent Cancer Foundation, GDQ juga bermitra dengan Médecins Sans Frontières (MSF) atau Doctors Without Borders sejak awal. Organisasi ini beroperasi di lebih dari 70 negara, memberikan bantuan medis darurat untuk korban konflik bersenjata, wabah, dan bencana alam tanpa memandang ras, agama, atau afiliasi politik.
Total donasi GDQ untuk MSF saja sudah menembus USD 27 juta. Pada Juli 2026, satu event GDQ menyumbang lebih dari USD 2 juta untuk organisasi ini. Matt Merkle, co-owner dan director of operations GDQ, menjelaskan alasan pemilihan MSF sebagai mitra utama.
"Kami memilih Doctors Without Borders karena mereka organisasi amal internasional yang sangat baik, dan kami ingin melibatkan seluruh penonton global kami. Ini kemitraan yang hebat, dan kami sangat percaya pada misi mereka," kata Merkle.
Salah satu momen paling berkesan dalam sejarah GDQ terjadi saat pemutaran video dokumenter berjudul "Return to Gaza" produksi MSF. Video tersebut menggambarkan situasi kemanusiaan di Gaza yang memilukan. Spikevegeta, host tetap GDQ yang juga tokoh komunitas, tak kuasa menahan air mata saat video diputar.
"Setiap dolar yang kalian sumbangkan, setiap kata yang kalian kirim, sangat berarti bagi orang-orang di seluruh planet ini," ucap Spikevegeta sambil menangis. "Kalian sedang berbuat baik. Saya menghargai kalian semua, saya mencintai kalian semua, dan saya bangga menjadi bagian dari komunitas ini."
GDQ kini memasuki fase ekspansi besar-besaran. Tahun ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah, GDQ hadir di Gamescom—pameran game terbesar di Eropa. Mereka juga mulai menyiarkan maraton secara live di YouTube, selain Twitch yang selama ini menjadi platform utama.
Meski terus membesar, pengelola GDQ berkomitmen menjaga akar rumput komunitasnya. Ashley Farkas, co-owner dan business director GDQ, menegaskan bahwa struktur acara tetap mengutamakan partisipasi komunitas.
"Hal terpenting selama bertahun-tahun adalah kami berusaha tetap berpijak pada upaya akar rumput asal GDQ, dan menghormati komunitas dalam cara acara disusun. Tanpa staf, relawan, runner, mitra, dan komunitas secara luas, acara ini tidak akan berdampak seperti sekarang," kata Farkas.
Bagi gamer Indonesia yang ingin menyaksikan atau berpartisipasi, GDQ bisa diakses gratis melalui kanal Twitch dan YouTube resminya. Event besar berikutnya, Awesome Games Done Quick, dijadwalkan berlangsung sekitar pergantian tahun dengan daftar game yang biasanya mencakup judul-judul populer seperti Elden Ring, Super Mario Odyssey, dan Celeste. Donasi bisa dilakukan melalui situs resmi GDQ dengan nominal bebas, mulai dari USD 1 atau sekitar Rp15 ribu.