SULAWESI TENGGARA — Garuda Muda tampil trengginas di hadapan publik Pakansari. Meski berstatus uji coba, intensitas pertandingan berjalan tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama bermain terbuka, sehingga laga berlangsung cepat dan menghasilkan banyak peluang.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuad asuhan David Nascimento. Rencananya, kedua tim akan kembali bertemu pada 27 Agustus 2026 di stadion yang sama untuk laga uji coba kedua.
Laga melawan Uzbekistan bukan sekadar mencari kemenangan. David Nascimento memanfaatkan momen ini untuk menguji pemahaman taktik para pemainnya setelah menjalani rangkaian pemusatan latihan.
Pelatih asal Brasil itu ingin melihat kesiapan fisik serta kemampuan pemain beradaptasi dengan karakter permainan lawan yang lebih agresif. Sebanyak 24 pemain dipanggil dalam pemusatan latihan kali ini.
Dari total 24 pemain yang dipanggil, komposisinya terbagi menjadi tiga penjaga gawang, sembilan pemain belakang, enam gelandang, dan enam penyerang. Para pemain ini akan bersaing ketat untuk memperebutkan tempat di skuad utama.
Di sektor penjaga gawang, ada nama Abdillah Ishak, Muhammad Firlo Jony Prasetyo, dan Syahdan Caesar El Fadhil. Sementara lini pertahanan diperkuat oleh Allekay Kaisar Ramadhan, Pradipta Arya Zidano, Faiz Hikmal Kurniawan, I Gede Kayana Artha Wiguna, Muhamad Faiz Fathurahman, Rasya Azfar Keandra, Puma Nandhito, Ramadhan Putra Negara, dan Raka Adrian Firmansyah.
Kreativitas serangan diharapkan lahir dari lini tengah yang dihuni Edsel Henrian Fatih, Valdo Putra Pratama, Haikal Kamil Ramadhan, I Dewa Gede Majesta Sandhiya, Melki Alvando Caussy Yatipai, dan Stenly Meyanu.
Dengan komposisi pemain yang merata di setiap lini, persaingan untuk masuk tim inti dipastikan berjalan ketat. Hasil positif melawan Uzbekistan setidaknya memberi gambaran bahwa progres perkembangan tim berjalan sesuai rencana.