KENDARI — Operasi Gaktib yang digelar Korem 143/Halu Oleo bersama Denpom Kendari berlangsung di Makorem 143/HO, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (26/8/2026). Langkah ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan agar setiap prajurit senantiasa mematuhi norma dan hukum yang berlaku di tubuh TNI.
Petugas gabungan dari kedua instansi menyisir berbagai aspek kelengkapan yang wajib dimiliki prajurit. Pemeriksaan meliputi kartu tanda anggota, surat izin mengemudi (SIM), surat tanda nomor kendaraan (STNK), hingga ketertiban berkendara.
Kegiatan ini bukan sekadar penegakan aturan internal, melainkan pengingat bahwa prajurit Sapta Marga harus menjadi cerminan disiplin di tengah masyarakat. Tertib berlalu lintas di jalan raya menjadi salah satu wujud nyata ketaatan hukum yang bisa langsung dilihat publik.
Pesan tegas ingin disampaikan kepada seluruh prajurit agar disiplin tidak hanya dijaga di dalam kesatrian, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan upaya membangun citra TNI yang profesional dan dekat dengan rakyat.
Pemeriksaan yang dilakukan menyasar kelengkapan administrasi kendaraan, baik dinas maupun pribadi milik prajurit. Kelengkapan surat-surat menjadi perhatian utama petugas di lapangan.
Selain administrasi, aspek ketertiban berkendara juga menjadi sorotan. Prajurit diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan raya.
Rangkaian Operasi Gaktib dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan berarti. Langkah preventif ini diharapkan mampu mendongkrak kesadaran hukum secara menyeluruh di lingkungan Korem 143/Halu Oleo.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir profil prajurit yang profesional, taat aturan, dan selalu siap mengemban tugas negara secara optimal. Operasi Gaktib menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga marwah dan kedisiplinan militer di Sulawesi Tenggara.