KONAWE UTARA — Alfian Anas menyatakan keterlibatan kontraktor lokal dalam aktivitas pertambangan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Menurutnya, dampak itu tidak berhenti pada serapan tenaga kerja, tetapi merembet ke sektor usaha kecil di sekitar wilayah operasional.
"Kami mengapresiasi PT Cinta Jaya yang memberikan ruang bagi kontraktor lokal," kata Alfian, Selasa (6/10/2026).
Alfian menilai langkah PT Cinta Jaya sejalan dengan amanat Kepmen ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026. Regulasi itu mengatur pemegang IUP dan IUPK agar mengutamakan perusahaan pemegang IUJP lokal.
Prioritas penggunaan perusahaan lokal tersebut diberikan di kabupaten atau kota sekitar wilayah operasional pertambangan. Artinya, kontraktor yang berdomisili dekat lokasi tambang punya posisi lebih kuat dibanding perusahaan luar daerah.
Menurut Alfian, aturan itu memberi kepastian bagi pelaku usaha daerah untuk ikut masuk ke rantai pasok industri tambang. Selama ini, sebagian kontraktor lokal kesulitan menembus proyek karena kalah modal dan jaringan.
Keberadaan industri pertambangan dinilai mampu mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar wilayah operasional. Alfian menyebut dampak itu paling terasa di Konawe Utara.
"Dampak positifnya terasa, terutama bagi perkembangan UMKM di Konawe Utara," ujarnya.
Menurut Alfian, aktivitas investasi di sektor tambang juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Warga yang sebelumnya merantau ke luar daerah kini punya peluang bekerja lebih dekat dari kampung halaman.
Alfian berharap pola kemitraan antara perusahaan dan pelaku usaha lokal terus dipertahankan. Ia juga mendorong kemitraan tersebut berjalan transparan dan memberikan kesempatan yang inklusif bagi pengusaha daerah.
Menurutnya, pola yang dijalankan PT Cinta Jaya dapat menjadi contoh bagi perusahaan pertambangan lainnya di Sultra. Perusahaan lain diminta meniru pendekatan serupa agar manfaat investasi tidak hanya dinikmati pemodal besar.
Alfian berharap sinergi perusahaan, pemerintah daerah, kontraktor lokal, dan masyarakat terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.