Pencarian

Presiden Prabowo Lantik 1.000 Pamong Praja Muda IPDN, Tekankan Birokrasi Anti-Korupsi

Rabu, 29 Juli 2026 • 11:40:31 WIB
Presiden Prabowo Lantik 1.000 Pamong Praja Muda IPDN, Tekankan Birokrasi Anti-Korupsi
Presiden Prabowo Subianto melantik 1.000 pamong praja muda IPDN angkatan ke-33 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

SULAWESI TENGGARA — Presiden Prabowo Subianto melantik ribuan pamong praja muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan ke-33 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu. Para lulusan ini langsung dikukuhkan sebagai aparatur sipil negara yang siap ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya yang disiarkan Sekretariat Presiden, Kepala Negara menegaskan bahwa jabatan bukanlah ukuran kehormatan seorang abdi negara. "Kehormatan seorang aparatur negara tidak diukur dari kedudukan atau pangkat yang disandang, melainkan dari seberapa besar manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat," ujar Prabowo.

Birokrasi Berbelit Jadi Musuh Utama

Prabowo secara terbuka mengkritik model birokrasi yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, aparatur negara harus bekerja jujur, disiplin, dan bersih dari korupsi. "Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat kita tidak perlu pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya," tegas dia.

Presiden juga memperingatkan bahwa jalan pengabdian yang dipilih para pamong praja muda bukanlah jalan yang ringan. "Penuh dengan rintangan, kesulitan, tantangan, serta memerlukan pengorbanan jiwa dan raga," kata Prabowo.

Uji Nyata di Medan Bencana Aceh

Sebelum resmi dilantik, para pamong praja muda ini telah diterjunkan langsung selama satu bulan ke Provinsi Aceh. Mereka membantu penanggulangan bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Program ini menjadi semacam uji nyata bagi ketahanan mental dan fisik para calon pemimpin birokrasi daerah.

Pengalaman di lapangan itu, menurut Prabowo, menjadi modal berharga. Ia menambahkan bahwa para pamong praja muda merupakan penggerak utama birokrasi yang akan menentukan keberhasilan program pembangunan nasional ke depan.

Kolaborasi dengan TNI-Polri Jadi Kunci

Dalam menjalankan tugas pengabdian, Presiden meminta para aparatur baru untuk tidak bekerja sendiri. Ia mendorong penguatan kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kejaksaan, serta seluruh elemen masyarakat di wilayah tugas masing-masing.

"Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program pemerintah sampai ke masyarakat secara efektif," ucap Prabowo.

Pelantikan angkatan ke-33 ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperbarui wajah birokrasi Indonesia. Dengan pesan tegas anti-korupsi dan kerja keras, para pamong praja muda diharapkan menjadi garda terdepan pelayanan publik yang bebas dari praktik pungli dan percaloan.

Follow inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: megapolitan.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks