Pencarian

Trio TJAKA Angkat Warisan Jabirr Jabirr dari Australia Barat dalam Musik

Senin, 21 September 2026 • 18:32:31 WIB
Trio TJAKA Angkat Warisan Jabirr Jabirr dari Australia Barat dalam Musik
Trio TJAKA saat wawancara dengan Liputan6.com pada Jumat (18/9/2026).

SULAWESI TENGGARA — Trio TJAKA membagikan kisah silsilah Jabirr Jabirr yang menjadi fondasi karya musik mereka dalam wawancara dengan Liputan6.com pada Jumat (18/9/2026). Grup beranggotakan Felix Forgaty, Geoff Fabila, dan Jake Fabila ini mengungkap bahwa nenek canggah mereka lahir di perairan Jabirr Jabirr, wilayah barat laut Australia. Kesadaran akan akar leluhur itu membawa tanggung jawab moral tersendiri bagi ketiganya dalam berkarya.

Jejak Leluhur dari Perairan Broome

Geoff Fabila menuturkan bahwa nenek canggah atau ibu dari nenek buyutnya dan Jake lahir dalam komunitas Jabirr Jabirr. Komunitas itu berasal dari area dekat Broome di sisi barat laut Australia.

"Kata Jabirr Jabirr berasal dari area dekat Broome yang berada di sisi barat Australia, tepatnya di bagian barat lautnya. Wilayah Jabirr Jabirr itu tempat asal usul nenek moyang kami. Ibu dari nenek buyut kami lahir di laut daerah sana, yang kami tahu dia dibawa ke Beagle Bay Mission dekat area Jabirr Jabirr," ungkap Geoff.

Dari sejarah itu, Geoff merasa penting merangkul tanah kelahiran leluhurnya. Jarak dari Brisbane, tempat tinggalnya sekarang, ke Jabirr Jabirr harus ditempuh lewat perjalanan yang jauh dan panjang.

Tanggung Jawab Moral Menjaga Tanah Leluhur

Bagi TJAKA, membuat lagu dengan unsur tradisional Australia bukan satu-satunya cara menghormati warisan. Geoff menyebut ada tugas moral menjaga tanah leluhur agar tetap terawat.

"Saat kami mudik, kami selalu berusaha mudik sering-sering karena masih punya keluarga di sana. Dan sudah jadi tugas kami menjaga tanah leluhur. Kami memang bukan penjaganya, tapi tetap ada tanggung jawab moral untuk memastikan tempat itu terawat. Tiap kali ke sana, kami selalu berusaha merawat tempat itu sebaik mungkin," tuturnya.

Kesadaran itu muncul setelah ayah mereka bercerita soal sejarah keluarga. Sejak itu, Geoff dan Jake berusaha memahami kehidupan nenek buyut mereka dan menghargai tanah kelahirannya.

Kolaborasi Tiga Kepala dalam Menulis Lagu

Soal proses kreatif, Felix Forgaty menceritakan bahwa TJAKA tidak punya satu penulis tunggal. Ketiga personel sama-sama menuangkan ide dalam setiap lagu.

"Proses buat lagunya selalu beda. Tapi justru itu yang seru! Kadang idenya muncul dari saya, kadang dari Geoff, atau dari Jake. Intinya kita berkolaborasi. Kadang ada band yang hanya satu orang menulis semua lagu, tapi kalau kami, semuanya ikutan nulis bareng," ucap Felix.

Pendekatan itu membuat tiap lagu TJAKA punya warna berbeda. Tidak ada formula tetap yang mereka pakai dari satu karya ke karya berikutnya.

Bagi industri musik Australia, langkah TJAKA memperlihatkan bagaimana musisi keturunan Aborigin terus membawa narasi leluhur ke panggung kontemporer. Warisan Jabirr Jabirr pun tidak hanya tersimpan dalam cerita keluarga, tetapi juga bergema lewat karya yang mereka rilis.

Follow inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks