Pencarian

Pemkot Kendari Wajibkan 48 Perangkat Daerah Setor 2 Inovasi per Tahun, Target 96 Gagasan Mulai 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 • 18:31:31 WIB
Pemkot Kendari Wajibkan 48 Perangkat Daerah Setor 2 Inovasi per Tahun, Target 96 Gagasan Mulai 2027
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran membuka sosialisasi kewajiban inovasi bagi perangkat daerah di lingkup Pemkot Kendari.

KENDARI — Kewajiban dua inovasi per tahun berlaku bagi 48 perangkat daerah di lingkup Pemkot Kendari. Rinciannya, 43 OPD, dua rumah sakit umum daerah, dan tiga perusahaan umum daerah. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Kendari Seko Kaimuddin menyebut ketentuan itu sebagai tindak lanjut surat edaran Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri tertanggal 5 Agustus 2026.

Menurut Seko, penerapan aturan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan penilaian Indeks Inovasi Daerah 2027.

"Penerapannya juga menjadi bagian dari persiapan penilaian Indeks Inovasi Daerah 2027," ungkap Seko.

Inovasi Diminta Berdampak Langsung, Bukan Sekadar Dokumen

Wali Kota Siska Karina Imran menegaskan inovasi harus menjadi budaya kerja aparatur sipil negara. Ia menolak anggapan bahwa inovasi cukup dipenuhi sebagai kewajiban administratif untuk memenuhi indikator penilaian pemerintah pusat.

"Inovasi bukan lagi sekadar pilihan atau dokumen di atas kertas, melainkan sebuah keharusan," tegasnya saat membuka sosialisasi.

Siska menilai kebutuhan masyarakat bergerak lebih cepat daripada cara kerja birokrasi. Tanpa gagasan baru dan keberanian melakukan perubahan, pelayanan publik berisiko berjalan monoton dan sulit memberi manfaat lebih luas.

Setiap ASN Boleh Usul Gagasan, Tidak Hanya Pimpinan OPD

Ketua Komisariat Wilayah VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia itu mengajak ASN memperluas wawasan lewat kebiasaan membaca dan membangun kolaborasi. Ia mengingatkan tanggung jawab melahirkan inovasi tidak berada di tangan pimpinan OPD saja.

Setiap ASN, menurut Siska, punya kesempatan mengembangkan gagasan sesuai tugas dan bidang kerjanya. Pemkot Kendari juga membuka ruang partisipasi bagi masyarakat, perguruan tinggi, dan komunitas dalam pengembangan inovasi daerah.

Pengelolaan Sampah Jadi Salah Satu Persoalan yang Disorot

Pengelolaan sampah disebut sebagai persoalan yang membutuhkan pendekatan lebih efektif dan berkelanjutan. Pemkot Kendari menilai pendekatan lama belum cukup menjawab volume sampah yang terus bertambah.

Persoalan itu menjadi contoh jenis inovasi yang diharapkan lahir dari perangkat daerah, bukan sekadar program seremonial.

Klinik Inovasi Disediakan untuk Dampingi Perangkat Daerah

BRIDA Kota Kendari menyiapkan layanan Klinik Inovasi sebagai pendampingan bagi perangkat daerah. Layanan itu mencakup penggalian ide, penyusunan proposal, hingga pengisian data pada portal Indeks Inovasi Daerah.

Melalui program tersebut, Pemkot Kendari berharap setiap perangkat daerah tidak hanya memenuhi target tahunan. Inovasi yang dikembangkan diharapkan memperbaiki tata kelola pemerintahan, menyederhanakan pelayanan, dan memberi manfaat nyata bagi warga.

Follow inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultrakini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks