Jamintel dan Menpora Erick Thohir Buka Pelatihan Pelatih Paralimpik di Karanganyar, Targetkan Prestasi di Asian Para Games 2026

Penulis: Toni Haryadi  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 19:55:47 WIB
Jamintel dan Menpora Erick Thohir membuka pelatihan pelatih paralimpik di Karanganyar.

KARANGANYAR — Kolaborasi lintas sektor antara Kejaksaan Agung dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diwujudkan dalam program peningkatan kapasitas pelatih paralimpik. Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani yang ditunjuk sebagai Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, secara resmi membuka kegiatan Training of Trainers (ToT) di NPC Training Center Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (11/5/2026).

Pelatihan ini menjadi salah satu pilar strategis untuk mempersiapkan atlet difabel Indonesia menuju Asian Para Games 2026. Ajang olahraga multicabang tersebut dijadwalkan berlangsung di Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang, pada 18-24 Oktober 2026.

Jamintel Dorong Sinergi Kemenpora untuk Pembinaan Atlet Difabel

Dalam sambutannya, Reda Manthovani secara spesifik meminta dukungan penuh dari Kemenpora terhadap seluruh rangkaian persiapan atlet paralimpik. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet difabel di tingkat nasional.

“Kami optimistis atlet Indonesia mampu bersaing di level tertinggi,” ujar Reda Manthovani di hadapan para peserta pelatihan.

Menpora Erick Thohir: Kualitas Pelatih Kunci Utama Prestasi Atlet

Menpora Erick Thohir yang turut hadir dalam pembukaan kegiatan menyatakan dukungan penuh terhadap program peningkatan kualitas pelatih. Menurutnya, kualitas atlet sangat dipengaruhi oleh kompetensi pelatih yang mendampingi selama proses pembinaan. Erick berharap program Training of Trainers ini tidak berhenti pada satu edisi, tetapi menjadi agenda rutin dan berkelanjutan setiap tahun.

“Kualitas atlet sangat dipengaruhi kompetensi pelatih yang mendampingi selama pembinaan,” kata Erick Thohir.

Fokus Pelatihan: Standar Kepelatihan hingga Penguatan Mental Atlet

Program ToT ini dirancang untuk mencakup beberapa aspek krusial dalam kepelatihan olahraga paralimpik. Materi yang diberikan meliputi peningkatan standar kepelatihan, transfer pengetahuan terkini, serta penguatan mental atlet. Persiapan ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk mencapai target prestasi optimal di Asian Para Games 2026. Sinergi antara Kemenpora, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, dan tim CdM diharapkan mampu mendongkrak raihan medali Indonesia di kancah internasional.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: kendarikini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top