Alwi Farhan Akui Teror Power Eksplosif Alex Lanier di Semifinal Singapore Open 2026

Penulis: Reza Maulana  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 03:19:01 WIB
Alwi Farhan menghadapi tekanan kuat dari power eksplosif Alex Lanier di semifinal Singapore Open 2026.

SULAWESI TENGGARA — Praktis tak ada perlawanan berarti dari Alwi Farhan di laga semifinal Singapore Indoor Stadium, Sabtu (30/5/2026). Unggulan keenam asal Prancis itu mendominasi penuh jalannya pertandingan hanya dalam 36 menit.

“Pastinya tetap bersyukur bisa melaju sejauh ini tapi sangat disayangkan hari ini saya rasanya bermain terus tertekan. Memang Alex mempunyai power yang sangat kuat, itu kelebihan dari dia yang kurang bisa saya antisipasi,” ujar Alwi dalam rilis PBSI yang diterima redaksi.

Smes Tanggung Jadi Titik Balik Gim Pertama

Momen kritis terjadi di kedudukan 14-17 pada gim pertama. Alwi melancarkan smes ke arah badan Lanier, namun pemain Prancis itu justru mampu mengembalikannya dengan sempurna. Skor pun berubah menjadi 18-14 untuk Lanier, yang kemudian merebut tiga poin beruntun untuk menutup gim pertama.

Alwi mengakui kegagalannya memaksimalkan peluang di momen-momen kritis menjadi faktor utama kekalahan. “Tadi juga beberapa momen bola tanggung yang seharusnya saya bisa poin, dia berhasil membalikkan, itu berpengaruh ke permainan pada akhirnya,” tuturnya.

Power Eksplosif yang Tak Terjawab

Sepanjang laga, Alwi mengaku tak menemukan cara untuk keluar dari tekanan Lanier. Pukulan-pukulan keras dan akurat dari pemain Prancis membuat pergerakan Alwi terbatas.

“Tidak ada perbedaan kondisi lapangan hanya Alex aja yang mencoba terus menekan saya jadi memang saya terus merasakan pressure yang berlebihan karena powernya sangat eksplosif dan sangat kencang, membuat saya susah keluar dari tekanan,” jelas Alwi.

Hasil ini memperpanjang catatan buruk Alwi kontra Lanier. Rekor pertemuan keduanya kini menjadi 2-4 untuk keunggulan Lanier. Alwi menelan kekalahan di tiga pertemuan terakhir.

Evaluasi Total Sebelum Indonesia Open

Kekalahan di Singapura tak membuat Alwi larut. Ia bertekad segera bangkit dan mempersiapkan diri untuk turnamen berikutnya, Indonesia Open 2026 yang akan digelar pekan depan di Jakarta.

“Jadi saya akan kembali lebih kuat secepatnya dan mencoba fokus persiapan untuk Indonesia Open,” ucap pemain kelahiran Sukoharjo itu.

“Semua sebenarnya sudah dipersiapkan tapi memang jalannya nggak sesuai apa yang saya mau tapi ya pasti saya harus belajar dan evaluasi lebih mendalam apa sih yang menjadi kelebihan yang kurang bisa saya antisipasi. Dan itu menjadi modal utama ketika nanti bertemu lagi,” pungkasnya berjanji.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top