GPIM Luncurkan Program Makan Siang Gratis di Konawe, Waketum Biayai Pakai Uang Pribadi Demi Bantu Warga

Penulis: Sofyan Basri  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 20:07:01 WIB
Peluncuran program Makan Bowo Gratis oleh GPIM di Konawe untuk bantu masyarakat.

KONAWE — Sebuah program pemberian makanan gratis setiap hari resmi diluncurkan di Kabupaten Konawe, Rabu (10/6/2026). Program bernama "Makan Bowo Gratis" (MBG) ini merupakan inisiatif dari Gerakan Prabowo Indonesia Maju (GPIM) yang didanai langsung oleh Wakil Ketua Umum I GPIM, H. Amir, menggunakan uang pribadinya.

Dibiayai Pengusaha Lokal, Bukan Anggaran Negara

Kristian Tandabioh, anggota DPRD Konawe yang memimpin langsung peluncuran program, menegaskan bahwa MBG bukan bagian dari program pemerintah. "Ini adalah bentuk dukungan nyata dari GPIM untuk mengawal dan menyukseskan kerja-kerja Presiden Prabowo. Program ini juga tidak memiliki hubungan dengan program Makan Bergizi Gratis yang saat ini dijalankan pemerintah," ujarnya dalam sambutan.

Pernyataan ini sekaligus menjawab potensi kerancuan di masyarakat yang kerap menyamakan berbagai program bantuan pangan. GPIM ingin memastikan publik bahwa MBG adalah aksi sosial murni organisasi, bukan proyek negara.

H. Amir: Putra Daerah yang Biayai Sendiri Program Sosial

Seluruh biaya operasional MBG ditanggung oleh H. Amir, yang dikenal sebagai pengusaha dan politisi nasional asal Kecamatan Tongauna, Konawe. Komitmennya menggunakan dana pribadi dinilai menjadi contoh nyata peran masyarakat dalam membantu sesama di tengah tekanan ekonomi.

Kristian menambahkan, program ini lahir dari semangat kepedulian dan gotong royong. "Kami berharap masyarakat dapat mendukung sehingga pelaksanaannya berjalan lancar dan memberi manfaat yang luas," katanya.

Target: Perkuat Solidaritas Sosial di Tengah Warga

Selain meringankan beban pangan harian, MBG dirancang untuk memperkuat nilai solidaritas sosial di kehidupan bermasyarakat. GPIM menargetkan program ini bisa menjadi gerakan sosial yang berkembang lebih luas ke berbagai daerah di Indonesia ke depannya.

Kehadiran program ini menjadi angin segar bagi warga Konawe yang membutuhkan bantuan pangan rutin. Dengan pendanaan dari tokoh lokal, keberlanjutan program diharapkan lebih terjamin tanpa bergantung pada siklus anggaran daerah.

Reporter: Sofyan Basri
Back to top