KENDARI — Empat rumah ibadah dari berbagai agama di Kota Kendari menjadi sasaran aksi bersih-bersih massal yang digelar Ditlantas Polda Sultra. Kegiatan yang berlangsung Jumat pagi itu melibatkan lebih dari 100 personel, mulai dari perwira hingga bintara.
Para personel menyisir Masjid Nurul Husna, Gereja Katolik Paroki Santa Maria Andonohu, Pura Penataran Agung Jagadhita, dan Gereja GEPSULTRA. Mereka bergotong royong membersihkan halaman, area parkir, hingga ruang ibadah di dalam bangunan.
Kompol Wahyuni Sulistiyono memimpin langsung pembersihan di Masjid Nurul Husna bersama 18 personel. Sementara itu, Kasubdit Gakkum Kompol Martinus Giofantri mengoordinasikan 25 personel di Gereja Katolik Paroki Santa Maria Andonohu.
Di Pura Penataran Agung Jagadhita, sebanyak 40 personel di bawah pimpinan Kasubdit Kamsel Kompol Ari Sumarni ikut serta. Kasubdit Regident AKBP Fikry Ardiansyah memimpin 21 personel lainnya di Gereja GEPSULTRA.
Selain aksi fisik, Ditlantas Polda Sultra juga menyerahkan bingkisan dan paket Bakti Religi kepada pengurus masing-masing rumah ibadah. Langkah ini disebut sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat Kendari.
Kegiatan diawali apel kesiapan pada pukul 06.00 Wita yang dipimpin para pejabat utama Ditlantas. Dalam apel itu, ditekankan bahwa bakti religi ini merupakan bagian dari upaya Polri mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat toleransi.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sultra berharap sinergi antara polisi dan warga semakin kuat. Nilai-nilai kebersamaan dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat di Sulawesi Tenggara pun diharapkan terus terjaga.
Rangkaian acara berlangsung aman dan penuh semangat gotong royong. Personel bersama pengurus rumah ibadah tampak kompak menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman untuk beribadah.