Insinyur Temukan Teriakan Bisa Memperlambat Kerja Hard Disk Data Center 17 Tahun Lalu

Penulis: Toni Haryadi  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 23:17:01 WIB
Teriakan keras di data center dapat menyebabkan lonjakan latensi pada hard disk mekanis.

Dalam video berjudul "Shouting in the Datacenter" yang diunggah Bryan Cantrill pada Desember 2008, Gregg mendemonstrasikan bagaimana teriakan keras yang diarahkan langsung ke sebuah rak server bisa memicu lonjakan latensi. Ia bahkan bisa menunjuk area spesifik mana yang paling terpengaruh hanya dengan melihat indikator disk yang menandai keterlambatan operasi.

Getaran Jadi Biang Keladi Perlambatan Disk Mekanis

Fenomena ini punya penjelasan fisik yang sederhana. Teriakan yang cukup keras dan dekat dengan drive menghasilkan getaran, dan getaran itulah yang mengganggu komponen mekanis di dalam HDD. Dalam video tersebut, Gregg terlihat menangkupkan tangannya di sekitar drive dan berteriak langsung ke arahnya.

Yang menarik, ruang data center tempat video direkam dipenuhi dengung keras yang konstan. Namun dengung itu tidak menyebabkan masalah latensi berarti. Artinya, frekuensi dan intensitas suara dari teriakan manusia jauh lebih mengganggu bagi komponen bergerak di dalam HDD dibandingkan kebisingan latar belakang yang stabil.

SSD dan Lagu Janet Jackson Jadi Bukti Kerentanan HDD

Kerentanan HDD terhadap getaran ini bukan hanya soal teriakan. Antara 2005 dan 2009, laptop dengan HDD 5400 rpm diketahui bisa crash hanya karena memutar lagu "Rhythm Nation" milik Janet Jackson. Frekuensi natural resonan dari lagu tersebut ternyata sama dengan frekuensi alami hard disk di laptop era itu, menyebabkan piringan bergetar dan sistem macet.

Berbeda dengan HDD, solid-state drive (SSD) kebal terhadap masalah ini. Karena tidak memiliki piringan berputar atau lengan mekanis, SSD yang mengandalkan arus listrik untuk membaca dan menulis data tidak terpengaruh oleh getaran eksternal. Gregg, yang kini bekerja di OpenAI, menegaskan bahwa latensi tinggi akibat getaran adalah masalah nyata yang memang ada di lapangan.

Pelajaran untuk Data Center dan Pengguna Rumahan

Meski temuan ini sudah berusia hampir dua dekade, relevansinya tetap terasa terutama di pusat data yang menggunakan HDD dalam jumlah besar untuk penyimpanan arsip. Getaran dari pendingin, aktivitas teknisi, atau bahkan suara keras di sekitar rak server masih bisa menjadi sumber gangguan performa yang tidak terduga.

Bagi pengguna rumahan, kabar baiknya adalah Anda tidak perlu khawatir berteriak di depan PC modern yang sudah banyak beralih ke SSD. Tapi jika masih setia pada HDD eksternal untuk backup, mungkin ada baiknya menjaga volume suara di sekitar perangkat tersebut. Atau seperti saran Cantrill, "Jangan biarkan Brendan berteriak ke arah disk Anda."

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: pcgamer.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top