Porsche Taycan Cross Turismo dan Sport Turismo Resmi Hengkang dari Pasar AS, Nasib Wagon Listrik Makin Suram

Penulis: Reza Maulana  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 23:49:31 WIB
Porsche resmi menghentikan penjualan Taycan Cross Turismo dan Sport Turismo di pasar Amerika Serikat.

SULAWESI TENGGARA — Konfirmasi ini disampaikan langsung oleh juru bicara Porsche kepada Jalopnik, Rabu (12/2). "Varian long roof tidak lagi tersedia di pasar kami," ujarnya. Konfigurator daring untuk Taycan 2027 di situs resmi Porsche AS kini hanya menampilkan opsi bodi sedan, menandai berakhirnya era dua varian wagon tersebut di Negeri Paman Sam.

Angka Penjualan yang Tidak Menguntungkan Jadi Alasan Utama

Keputusan Porsche bukan tanpa alasan. Data internal menunjukkan tingkat pengambilan (take rate) varian Sport Turismo dan Cross Turismo sangat rendah. Menurut laporan dari ulasan Daniel pada tahun 2024, Sport Turismo hanya dipilih oleh 19 persen pembeli GTS.

Sementara itu, Cross Turismo mencatatkan angka yang lebih kecil lagi. Varian ini hanya menyumbang 12 persen penjualan untuk varian dasar, 7 persen untuk 4S, 4 persen untuk Turbo, dan 10 persen untuk Turbo S. Jelas, minat terhadap mobil wagon listrik bergaya petualang ini tidak cukup kuat untuk dipertahankan.

Dua Varian dengan Karakter Berbeda, Satu Nasib Sama

Kedua varian yang dihentikan ini memiliki DNA yang berbeda. Sport Turismo adalah versi wagon dengan ground clearance rendah dan sporty, mirip dengan shooting brake. Sebaliknya, Cross Turismo mengadopsi gaya Outback dengan jarak pijak lebih tinggi dan penambahan cladding plastik hitam di sekeliling bodi, memberikan kesan kokoh dan siap melibas medan ringan.

Menariknya, varian 4S Cross Turismo masih akan dijual di Kanada. Namun, pasar Kanada tidak mendapatkan varian Taycan dasar atau Taycan 4. Ini menunjukkan strategi regional yang berbeda dari Porsche.

Daftar Wagon di AS Makin Menyusut, Porsche Sumbang Potongan 25 Persen

Dengan hengkangnya Taycan wagon, pilihan mobil long roof baru di AS bisa dihitung jari. Daftarnya kini hanya mencakup BMW M5 Touring, Audi RS6 Avant dan A6 Allroad generasi terbaru, Mercedes-Benz E-Class All-Terrain dan E53 Wagon, serta Subaru Outback (jika masih dianggap sebagai wagon).

Porsche sendiri sebelumnya sudah menghentikan Panamera Sport Turismo pada 2023. Keputusan ini secara efektif memangkas total pilihan mobil wagon di AS hingga 20 hingga 25 persen. Fenomena ini membuktikan bahwa selera mobil wagon di AS memang sangat berbeda dengan pasar lain.

Ironi di Pasar Global: China Justru Menggemari Wagon Listrik Mewah

Situasi di AS berbanding terbalik dengan China. Dalam kunjungan ke Beijing Auto Show, terlihat jelas bahwa konsumen di sana sangat menyukai wagon, khususnya wagon listrik mewah. Bahkan, beberapa model yang beredar di China memiliki kemiripan desain yang mencolok dengan Porsche Taycan yang kini dihentikan di AS.

Hingga berita ini ditulis, konfigurator Porsche China untuk Taycan 2027 belum diperbarui. Namun, besar kemungkinan varian Sport dan Cross Turismo akan terus hidup di pasar Asia tersebut. Hal ini menegaskan bahwa keengganan terhadap wagon bukanlah fenomena global, melainkan lebih merupakan preferensi spesifik konsumen Amerika.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: jalopnik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top