SULAWESI TENGGARA — Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, secara resmi melepas skuad asuhan Reidel Toiran di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Rabu (17/6) siang. Target empat besar bukan tanpa alasan. Imam menilai materi pemain yang dibawa kali ini memiliki kualitas untuk bersaing di papan atas Asia.
Indonesia tergabung di Grup B bersama Qatar, Korea Selatan, Thailand, dan Oman. Imam Sudjarwo secara gamblang menyebut dua lawan terberat yang harus diwaspadai anak asuhnya.
"Di sini lawan terberat kami kemungkinan Qatar dan Korea. Mudah-mudahan bisa masuk empat besar setelah di turnamen sebelumnya masuk peringkat 6," ujar pria yang juga purnawirawan jenderal polisi itu dalam rilis resmi PBVSI.
Skuad Garuda telah menjalani pemusatan latihan di Sentul selama lebih dari dua pekan. Kapten tim, Jasen Natanael Kilanta, mengaku persiapan berjalan mulus. Ia menyebut kerja sama dengan pelatih Reidel Toiran dan asisten Sergio Veloso sudah terintegrasi dengan baik.
"Dari segi persiapan semua berjalan baik. Dalam beberapa pekan ini bersama coach Toiran maupun sebelumnya bersama Sergio Veloso," kata Jasen.
Pemain kelahiran 20 Februari 1999 yang membela LavAni Livin Transmedia ini menegaskan ambisi timnya. "Tentu kami ingin mempersembahkan yang terbaik dan meraih hasil maksimal di AVC Men's Volleyball Cup 2026."
Timnas Voli Indonesia dijadwalkan terbang ke India pada Kamis (18/6) siang WIB. Setibanya di sana, para pemain akan menjalani adaptasi sebelum laga perdana melawan Korea Selatan, Minggu (21/6). Pertandingan ini akan menjadi ujian awal seberapa siap fisik dan taktik anak asuh Reidel Toiran.
Bersamaan dengan keberangkatan tim putra, Timnas Voli Putri U-18 juga akan bertolak ke Thailand. Mereka dijadwalkan mengikuti dua turnamen beruntun: Princess Cup U-18 pada 21-28 Juni 2026 dan AVC Girls Cup 2026 pada 1-8 Juli 2026. Ini menjadi bagian dari program pembinaan usia muda PBVSI.