Test Drive Chevrolet Corvette E-Ray 2026: Bukan Grand Tourer Biasa, Ini Supercar Hybrid Sejati

Penulis: Reza Maulana  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:56:31 WIB
Chevrolet Corvette E-Ray 2026 hadir dengan tenaga gabungan mesin V8 dan motor listrik mencapai 655 dk.

SULAWESI TENGGARA — Jurnalis The Drive, Adam Ismail, mendapat kesempatan menjajal Chevrolet Corvette E-Ray 2026 selama sepekan penuh. Hasilnya? Mobil ini jauh dari stereotip yang melekat pada pemilik Corvette — atau bahkan ekspektasi para penggemar setianya. “Ini bukan mobil yang dikira orang-orang,” tulis Ismail dalam ulasannya.

Tenaga 655 Dk dari Dua Sumber Berbeda

Corvette E-Ray mengandalkan mesin V8 6.2 liter LT2 bertenaga 495 dk di bagian belakang. Sebuah motor listrik 160 dk di as roda depan melengkapi total output menjadi 655 dk dan torsi 595 lb-ft.

Baterai lithium-ion 1,9 kWh hanya mampu memberi jangkauan listrik murni sekitar 4 mil (6,4 km). Motor listrik di sini bukan untuk menghemat BBM, melainkan untuk akselerasi brutal 0-60 mph (0-96 km/jam) dalam 2,5 detik — tercepat ketiga di keluarga Corvette setelah ZR1 dan ZR1X.

Bukan Grand Tourer Empuk, Melainkan Supercar Keras

Banyak yang mengira E-Ray adalah varian Corvette paling nyaman untuk daily driving. Ismail membantah anggapan itu. “Bahkan di mode Tour paling lembut, pengendaraannya keras. Setirnya berat. Pedal rem karbon-keramik sangat kaku dan sulit dimodulasi di jalan raya,” tulisnya.

Alih-alih nyaman, E-Ray justru terasa seperti supercar sejati. Segala sesuatu terasa terkunci, optimal, dan penuh komunikasi. Ban Michelin Pilot Sport All-Season yang dipakai pun tak mengurangi kegesitan mobil saat berbelok. Suara V8 yang mengaum dari belakang kepala ditambah nada siulan aneh dari motor listrik membuat pengalaman berkendara semakin intens.

Desain Eksterior yang Masih Kontroversial

Ismail mengaku tidak menyukai tampilan generasi C8 Corvette. Menurutnya, desain ini sudah berusaha terlalu keras sejak enam tahun lalu dan penuaannya tidak anggun. Namun, interiornya mendapat pujian berkat material berkualitas dan jok kulit biru yang memikat.

Satu-satunya keluhan berarti adalah sistem infotainment GM yang dianggap membuat frustrasi. Meski begitu, kelebihan performa dan karakter mobil dinilai mampu membungkam semua kritik.

Spesifikasi dan Harga Chevrolet Corvette E-Ray 2026

Model 2026 menjadi tahun terakhir E-Ray sebelum berganti nama menjadi Grand Sport X pada 2027 dengan mesin V8 lebih besar dan tenaga lebih tinggi. Harga dasar varian 3LZ Coupe yang diuji adalah USD 121.545 (sekitar Rp 1,94 miliar) atau USD 143.915 (sekitar Rp 2,3 miliar) sesuai kondisi.

  • Mesin: V8 6.2L naturally aspirated + motor listrik permanen-magnet
  • Transmisi: Dual-clutch 8-percepatan, all-wheel drive
  • Tenaga total: 655 dk @ 6.450 rpm (bensin) + 160 dk (listrik)
  • Torsi total: 585 lb-ft
  • 0-96 km/jam: 2,5 detik
  • Bobot kering: 3.774 pon (coupe) / 3.856 pon (konvertibel)
  • Konsumsi BBM: 16 mpg kota / 24 mpg jalan tol / 19 mpg kombinasi

The Drive memberikan skor 9/10 untuk Corvette E-Ray 2026. Mobil ini disebut sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya saat ini — meski pengujinya mengaku memiliki beberapa pasang sepatu New Balance dan jorts di lemarinya.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: thedrive.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top