SULAWESI TENGGARA — Balapan di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan lalu berakhir pahit bagi skuad Honda Team Asia. Veda Ega yang sempat melesat di posisi kedua harus tersingkir setelah terjatuh di tikungan keempat. Sementara itu, Zen Mitani mengalami crash di tikungan 10-11 dan mengaku kesakitan.
"Kedua pembalap tidak dapat melanjutkan balapan, sehingga ini merupakan hasil yang sangat menegangkan dan mengecewakan bagi kami," ujar Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, dalam rilis resmi yang diterima media.
Aoyama menambahkan, kondisi fisik Veda Ega baik-baik saja usai insiden. Namun, ia mengkhawatirkan situasi Zen Mitani yang merasakan sakit di tangannya setelah kecelakaan. "Ini bukanlah cara yang kami inginkan untuk mengakhiri akhir pekan," kata Aoyama.
Bagi Veda Ega, ini merupakan kecelakaan kedua secara beruntun setelah sebelumnya ia crash di seri Amerika Serikat. Pembalap muda Indonesia itu mengakui insiden di Belanda murni kesalahannya sendiri.
"Mungkin saya perlu sedikit lebih cerdas selama balapan dan mengelola beberapa situasi dengan lebih baik. Kecelakaan itu juga kesalahan saya, jadi saya akan mengambil pelajaran," kata Veda.
Meski kecewa, Aoyama menekankan bahwa kecelakaan adalah bagian tak terpisahkan dari balap. "Bukan kecelakaannya yang penting, tetapi setelah itu. Kami harus belajar dari kesalahan dan kembali lebih kuat di balapan berikutnya di Jerman," tegasnya.
Veda Ega dan Zen Mitani dijadwalkan kembali turun lintasan pada Moto3 Jerman 2026. Seri selanjutnya akan berlangsung di Sirkuit Sachsenring pada 10-12 Juni mendatang. Veda berjanji akan tampil lebih kuat dan menghindari kesalahan serupa.