JAKARTA — Jerman datang ke fase gugur dengan status juara Grup E, namun kekalahan dari Ekuador pada pertandingan terakhir membuat skuad asuhan Julian Nagelsmann tetap berada dalam sorotan. Nagelsmann sebelumnya menegaskan fokus utama timnya adalah mempersiapkan pemain sebaik mungkin untuk menghadapi laga pertama di babak 32 besar.
Jerman membuka turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao, lalu mengalahkan Pantai Gading 2-1 sebelum tumbang di tangan Ekuador. Kekalahan tersebut menghentikan tren positif Jerman, meski tidak mengubah posisi mereka sebagai pemuncak Grup E.
Nagelsmann masih dituntut menemukan keseimbangan permainan. Sejumlah pemain kunci seperti Jamal Musiala dan Florian Wirtz belum sepenuhnya tampil maksimal sepanjang fase grup.
Deniz Undav dapat menjadi opsi penting di lini depan. Pemain pengganti ini mencatatkan tiga gol dan dua assist sepanjang fase grup, menjadikannya senjata rahasia yang bisa dimainkan kapan saja.
Paraguay lolos ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup D. Tim Amerika Selatan itu diperkirakan mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat untuk meredam dominasi permainan Jerman.
Pelatih Paraguay Gustavo Alfaro menyatakan timnya tidak gentar menghadapi Jerman. Ia menilai kemenangan Paraguay atas Argentina dan Brazil pada babak kualifikasi menjadi modal kepercayaan diri yang besar bagi skuadnya.
Pemenang pertandingan Jerman melawan Paraguay akan menghadapi pemenang duel Prancis kontra Swedia pada babak 16 besar. Jerman tetap lebih diunggulkan berbekal kedalaman skuad dan pengalaman di fase gugur, namun Paraguay berpotensi membuat kejutan.