SULAWESI TENGGARA — ITV menurunkan tim komentator dan pandit kelas atas untuk laga Brasil vs Jepang yang digelar di NRG Stadium, Houston—markas tim NFL Houston Texans. Mark Pougatch akan memandu diskusi di studio yang diisi oleh tiga nama besar: Roy Keane, Patrick Vieira, dan Ange Postecoglou.
Duel Roy Keane dan Patrick Vieira di lapangan hijau era 1990-an menjadi salah satu rivalitas paling panas di Premier League. Kini, keduanya duduk berdampingan sebagai pandit. Kehadiran mereka di studio ITV menjanjikan analisis tajam yang jarang ditemukan di siaran televisi lain.
Ange Postecoglou melengkapi panel dengan perspektif unik. Pelatih asal Australia itu menghabiskan beberapa tahun menukangi klub-klub Jepang sebelum sukses di Celtic dan kini Tottenham Hotspur. Pengetahuannya tentang sepak bola Jepang menjadi nilai tambah untuk mengupas strategi Samurai Biru.
Di gantry komentator, ITV memasangkan Sam Matterface sebagai komentator utama dan Lee Dixon sebagai co-komentator. Duet ini sudah menjadi andalan ITV untuk laga-laga besar. Dixon, mantan bek Arsenal dan timnas Inggris, diharapkan memberikan analisis teknis yang mendalam selama 90 menit pertandingan.
Pemenang laga Brasil vs Jepang akan berhadapan dengan pemenang duel Pantai Gading vs Norwegia yang baru bertanding pada Selasa (24/6) malam. Bagi Brasil, ini adalah langkah awal menuju gelar juara dunia keenam yang memecahkan rekor mereka sendiri. Sementara Jepang yang hanya sekali mengalahkan Brasil sepanjang sejarah—tepatnya pada Oktober 2022—berusaha menulis ulang sejarah.
Brasil finis sebagai pemuncak Grup C setelah mengungguli Maroko, semifinalis edisi 2022. Jepang sendiri lolos sebagai runner-up Grup F di bawah Belanda. Pertemuan ke-14 kedua tim ini menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Jepang menembus perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.