Danantara Mulai Dilirik Investor Global, Rosan Klaim Portofolio Proyek Jadi Daya Tarik Utama

Penulis: Sofyan Basri  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 20:20:02 WIB
Rosan menegaskan portofolio proyek Danantara menjadi daya tarik utama bagi investor global.

SULAWESI TENGGARA — Pernyataan itu disampaikan Rosan di sela pertemuan puncak antara Presiden Prabowo Subianto dengan Dewan Penasihat BPI Danantara, Thaksin Shinawatra, di Jakarta, Kamis (9/7). Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran direksi Danantara, termasuk COO Dony Oskaria, CIO Pandu Sjahrir, dan CTO Sigit Puji Santosa.

“Danantara menjadi mitra strategis yang dicari oleh banyak investor asing. Kami memiliki portofolio dan proyek yang sangat menarik bagi modal asing,” ujar Rosan dalam keterangan tertulis.

Hilirisasi dan Digitalisasi Jadi Jaminan Kredibilitas

Menurut Rosan, kepercayaan investor tidak datang begitu saja. Pihaknya selama ini aktif mendorong percepatan hilirisasi industri, penguatan tata kelola perusahaan, dan transformasi digital di tubuh BUMN. Tiga sektor itu disebut menjadi jaminan kredibilitas yang membuat investor asing tertarik masuk.

Dalam diskusi dengan Thaksin yang juga menjabat Dewan Penasihat BPI Danantara, kedua pihak membahas peluang kerja sama strategis untuk mendukung transformasi BUMN. Fokusnya pada sektor prioritas yang dinilai memiliki nilai tambah tinggi bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Thaksin Shinawatra dan Jaringan Global yang Digandeng

Kehadiran Thaksin Shinawatra, Perdana Menteri Thailand periode 2001-2006, dalam jajaran dewan penasihat menjadi sinyal tersendiri bagi kalangan investor. Jaringan global yang dimiliki tokoh tersebut dinilai mampu membuka akses transfer teknologi dan praktik terbaik dunia ke Indonesia.

Pertemuan Kamis lalu menjadi forum untuk mematangkan peta jalan kerja sama tersebut. Danantara berharap sinergi dengan mitra internasional bisa mempercepat transformasi BUMN menjadi entitas yang lebih kompetitif dan adaptif di tingkat global.

Target: Ekosistem Investasi yang Kredibel

Rosan menambahkan, melalui kolaborasi ini Danantara terus mendorong terciptanya ekosistem investasi yang semakin kredibel. Pihaknya juga memperluas akses terhadap teknologi dan praktik terbaik dunia untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia.

“Upaya ini diharapkan dapat mempercepat transformasi BUMN menjadi perusahaan yang lebih kompetitif, adaptif, dan berdaya saing global, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Rosan.

Sejak diluncurkan, Danantara memang dirancang sebagai superholding BUMN yang mengelola dividen dan aset negara secara lebih profesional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada utang dan menarik investasi langsung jangka panjang.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top