Bank Indonesia Sultra Dorong Digitalisasi UMKM Lewat QRIS Jelajah Kuliner di Kendari, Baubau, dan Muna

Penulis: Udin Syamsul  •  Senin, 27 Juli 2026 | 14:32:31 WIB
Peserta QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 memberikan edukasi penggunaan QRIS kepada pedagang di Kendari, Baubau, dan Muna.

KENDARI — Sebanyak 24 peserta dan delapan fasilitator diterjunkan ke tiga wilayah strategis di Sulawesi Tenggara dalam program QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026. Mereka mengemban misi mengedukasi pedagang dan masyarakat tentang fitur QRIS, kampanye Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, serta perlindungan konsumen.

Kepala KPwBI Provinsi Sultra, Edwin Permadi, menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka pada 25–30 Juni 2026. Dari total 227 pendaftar, delapan tim terbaik terpilih untuk mengikuti rangkaian aksi lapangan yang dirancang dengan pendekatan edukatif dan partisipatif.

Rangkaian Misi di Tiga Daerah

Kegiatan dimulai di Kendari pada 8 Juli 2026, berlanjut ke Baubau pada 9–10 Juli, dan berakhir di Kabupaten Muna pada 11–12 Juli 2026. Peserta tidak hanya mensosialisasikan pembayaran digital, tetapi juga mempromosikan kuliner dan UMKM lokal melalui transportasi online.

Edwin Permadi menegaskan program ini berhasil mencatatkan capaian positif di seluruh rangkaian misi. “Bank Indonesia menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pemangku kepentingan dan berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital,” ujarnya.

Kolaborasi dengan Festival Liangkobhori ke-4

Puncak kegiatan di Kabupaten Muna pada 11 Juli 2026 dirangkaikan langsung dengan Festival Liangkobhori ke-4. Acara ini dihadiri Menteri Kebudayaan RI, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Deputi Kementerian Pariwisata RI, Gubernur Sulawesi Tenggara, Bupati Muna, serta Forkopimda.

Festival tersebut menjadi momentum perayaan pengakuan dunia terhadap Gua Liangkobhori sebagai situs prasejarah dengan lukisan cadas tertua di dunia berusia 67.800 tahun versi Guinness World Records. Penelitian ini dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Para peserta QRIS Jelajah Kuliner turut mengeksplorasi budaya dan kuliner khas Muna, seperti Tradisi Ewa Wuna, atraksi layang-layang tradisional Kaghati Kolope, Tarian Linda dan Modero, serta pembuatan makanan tradisional Tunuha.

Bantuan untuk UMKM dan Wisata

Bank Indonesia juga menyerahkan bantuan berupa fasilitasi sarana kawasan wisata Gua Liangkobhori, penguatan UMKM binaan seperti Tenun Masalili, serta edukasi dan implementasi transaksi digital QRIS bagi masyarakat dan pelaku usaha setempat.

Melalui program ini, KPwBI Sultra berharap dapat memperluas akseptasi QRIS bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat integrasi antara sistem pembayaran digital dengan sektor budaya dan pariwisata daerah.

“Kami berkomitmen terus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital sebagai penopang pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Edwin Permadi.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: radarkendari.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top