Lexus ES BEV dan HEV Jadi Pusat Perhatian di GIIAS 2026, Booth Hadirkan Aroma Cedarwood Hingga Ruang Sensorik

Penulis: Vicky Prasetya  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 03:11:01 WIB
Lexus ES BEV dan HEV dipamerkan di booth Lexus GIIAS 2026 yang menghadirkan aroma cedarwood hingga ruang sensorik.

SULAWESI TENGGARA — Jakarta, Kompas Otomotif – GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi panggung bagi Lexus untuk menunjukkan perubahan arah strategi pemasaran. Alih-alih sekadar memajang kendaraan, pabrikan Jepang ini membangun booth seluas area perjalanan yang merangsang seluruh indera, dari penciuman hingga pendengaran, untuk mendefinisikan ulang arti kemewahan bagi pasar Indonesia.

Konsep ini dijelaskan langsung oleh General Manager Lexus Indonesia, Ima Nurbani Rahmah, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi. "Bagi kami, kemewahan tidak hanya hadir melalui sebuah kendaraan, tetapi juga melalui bagaimana setiap pengalaman dirasakan oleh pelanggan," ujarnya.

Zona Pameran yang Dirancang Berbeda untuk Setiap Indera

Alih-alih menyusun satu area pameran tunggal, Lexus membagi booth menjadi tiga zona tematik. Area pertama, Discover Craft, menyambut pengunjung dengan aroma cedarwood yang hangat. Di sinilah lini elektrifikasi terlengkap dipamerkan, mencakup Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Turbo Hybrid Electric Vehicle (THEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV).

Zona kedua, Discover Immersion, mengangkat sejarah panjang Toyota Industries. Pengunjung diajak melewati koridor yang terinspirasi alat tenun kayu kreasi Sakichi Toyoda. Suasana intim diperkuat aroma vanilla dan instalasi seni bernama Nayanika yang menggambarkan evolusi kemewahan versi Lexus.

Sensory Concierge Room dan Sajian Kuliner Khas Lexus

Pengalaman paling personal justru berada di Sensory Concierge Room. Ruang eksklusif ini dirancang khusus untuk mengenalkan The All-New Lexus ES secara mendalam. Pengunjung dapat merasakan kualitas material interior, pencahayaan ambient yang menonjolkan desain eksterior, hingga tingkat kebisingan kabin yang ditekan seminimal mungkin.

Perjalanan ditutup di area Discover Sanctuary, yang mengusung filosofi Omotenashi. Sebuah kinetic centerpiece terinspirasi dari Kaitakuno Tori (The Pioneer Bird) menjadi pusat perhatian, ditemani aroma lemongrass yang menjadi ciri khas Lexus Gallery Indonesia.

Lexus juga memperkenalkan interpretasi konsep 360 Mobility melalui sajian kuliner eksklusif. Menu yang dihadirkan antara lain Smoked MB9 Karubi Tenderloin yang mewakili elemen daratan, Smoked Caviar untuk lautan, dan Peach Osmanthus Cloud yang menggambarkan unsur udara. Ketiganya dirancang untuk melengkapi pengalaman sensorik pengunjung selama pameran berlangsung.

Dengan pendekatan ini, Lexus menegaskan bahwa kemewahan modern tidak lagi diukur dari spesifikasi mesin semata. Teknologi, seni, desain, dan pelayanan berpadu menjadi satu kesatuan yang berusaha menciptakan kesan personal bagi setiap individu yang memasuki booth mereka di ICE BSD City.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: xposeindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top