SULAWESI TENGGARA — Kabar ini menjadi angin segar bagi calon pembeli kendaraan listrik di Lampung. BYD Atto 1 yang diproduksi di pabrik BYD Subang, Jawa Barat, melalui skema Completely Knocked Down (CKD), dikonfirmasi sudah masuk jaringan dealer resmi lokal dengan status ready stock maupun inden cepat.
Kehadiran unit rakitan lokal ini otomatis mengubah posisi harga jualnya. Tanpa beban impor utuh, banderol BYD Atto 1 di Lampung diproyeksikan lebih kompetitif di kelas crossover listrik kompak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari dealer, berikut estimasi harga On The Road (OTR) untuk wilayah Lampung:
Perlu dicatat, selisih harga pada varian Dynamic biasanya dipengaruhi oleh pilihan warna atau kebijakan dealer. Untuk angka pasti, sebaiknya konfirmasi langsung ke cabang resmi terdekat.
Varian Standard menjadi pintu masuk termurah untuk memiliki BYD Atto 1. Mobil ini dibekali motor listrik dengan daya 55 kW dan torsi 135 Nm.
Baterainya diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan metode NEDC. Angka ini cukup untuk mobilitas harian dalam kota Bandar Lampung hingga perjalanan antar kabupaten.
Bagi konsumen yang ingin mencicil, berikut gambaran simulasi kredit untuk varian Standard dengan harga OTR Rp 209.000.000. Estimasi ini menggunakan asumsi uang muka (DP) 20 persen dan tenor lima tahun (60 bulan) dengan bunga flat 4 persen per tahun.
Skema ini hanya ilustrasi. Setiap leasing memiliki kebijakan bunga dan biaya administrasi berbeda, sehingga nominal angsuran bisa berubah.
Langkah BYD merakit Atto 1 di Subang memberi efek langsung pada ketersediaan unit di daerah. Sebelumnya, konsumen Lampung harus menunggu lebih lama untuk alokasi mobil listrik impor.
Dengan status CKD, pasokan menjadi lebih lancar. Harga pun lebih stabil karena tidak terpengaruh fluktuasi kurs dan bea masuk kendaraan utuh.
Bagi yang berminat, disarankan segera mengunjungi dealer resmi BYD di Lampung untuk melakukan test drive dan mendapatkan penawaran terbaik sebelum akhir September 2026.