Shinjuku Batasi 2.000 Minpaku, Lebih dari 50 Persen Airbnb Terdampak

Penulis: Sofyan Basri  •  Kamis, 10 September 2026 | 13:31:31 WIB
Pemerintah Distrik Shinjuku membatasi jumlah minpaku menjadi 2.000 unit.

SULAWESI TENGGARA — Shinjuku selama ini jadi magnet wisatawan berkat deretan pusat hiburan, perbelanjaan, dan kulinernya. Tapi di balik keramaian itu, sekitar 4.000 properti sewa jangka pendek beroperasi di distrik ini—hampir 10 persen dari total minpaku di seluruh Jepang. Jumlah sebesar itu kini jadi masalah tersendiri bagi warga yang tinggal di sekitarnya.

Keluhan Warga Naik 40 Persen dalam Setahun

Data pemerintah distrik mencatat keluhan terkait minpaku meningkat sekitar 40 persen dalam satu tahun hingga Maret 2026. Isu yang paling sering muncul: sampah yang tidak dibuang sesuai aturan, merokok di area terlarang, dan kebisingan.

"Seiring meningkatnya jumlah bisnis akomodasi sewa jangka pendek, keluhan dan berbagai masalah terkait juga ikut meningkat," ujar seorang pejabat Shinjuku yang menangani sektor tersebut, dilansir dari AFP, Kamis (10/9/2026).

Pejabat yang sama menyebut banyak keluhan soal pelanggaran aturan pembuangan sampah. "Ada juga masalah merokok dan masuk ke area yang tidak seharusnya," katanya.

Lokasi Minpaku yang Dilarang: Kawasan Permukiman dan Dekat Sekolah

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top