SULAWESI TENGGARA — Renr.AI tidak lagi memposisikan AI sekadar sebagai mesin balas pesan otomatis. Platform ini tengah menyiapkan fitur yang menyentuh pekerjaan administratif keuangan, mulai dari otomatisasi faktur, pengisian pajak, hingga akuntansi.
Arah baru itu disampaikan CTO Renr.AI, Erlangga Fauzan Rezagani. Menurutnya, pengembangan ke depan tidak berhenti di efisiensi komunikasi dan Customer Relationship Management (CRM).
"Kami selanjutnya menambahkan fitur seperti otomatisasi faktur, pengisian pajak, dan akuntansi yang semakin otomatis dengan bantuan AI agar operasional bisnis semakin mudah," jelas Erlangga, dalam keterangan yang diterima detikINET.
Selama ini, pemanfaatan AI di banyak bisnis berkutat pada pengelolaan saluran percakapan. Renr.AI menilai ruang itu sudah terlalu sempit untuk menggambarkan kemampuan AI yang sebenarnya.
Dengan menyisipkan AI ke alur administrasi, proses penagihan, pencatatan transaksi, dan pelaporan pajak bisa berjalan lebih presisi. Ketergantungan pada pemindahan data manual antar-aplikasi pun ditekan.
Otomatisasi keuangan berbasis AI menuntut satu syarat dasar: seluruh data operasional harus terhubung dalam satu sistem terpusat. Kondisi di lapangan sering berkebalikan.
Riwayat obrolan tersimpan di aplikasi percakapan, profil pembeli menumpuk di CRM, sementara catatan keuangan berdiri sendiri. Data silo semacam ini memperlambat kinerja tim dan menyulitkan AI bekerja optimal.
CEO Renr.AI, Bangkit Sanjaya, menegaskan bahwa akses data yang menyeluruh dan terintegrasi adalah prasyarat sebelum AI bisa menyentuh operasional lebih jauh. Dua fitur andalan mereka, Omni Chat dan otomatisasi alur kerja Flow, dirancang untuk menghimpun seluruh interaksi pelanggan dan aktivitas perdagangan dalam satu lingkungan data yang sama.
Ketika data pelanggan dan transaksi sudah terhubung, catatan administratif berhenti jadi tumpukan pasif. Integrasi ini memangkas waktu pencarian informasi dan menekan risiko kesalahan pencatatan atau human error.
Bagi manajemen, implikasinya langsung terasa di meja rapat. Keputusan bisnis bisa diambil lebih cepat karena data tersaji dalam satu sumber, bukan direkap manual dari beberapa aplikasi berbeda.
Renr.AI belum merinci jadwal rilis resmi fitur otomatisasi faktur, pajak, dan akuntansi tersebut. Detail ketersediaan di platform Android, iOS, atau web juga belum diungkap.