KENDARI — Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto menyebut penyesuaian alokasi dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik kebutuhan tiap wilayah. Evaluasi berjalan berkala, dan tambahan suplai digelontorkan begitu ada peningkatan kebutuhan di lapangan.
Di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, penyaluran LPG 3 Kg pada periode September diperkuat hingga 136 persen dari rerata penyaluran normal. Penambahan itu menyasar kelancaran distribusi melalui jaringan penyalur resmi di wilayah Sulselbar.
Wilayah Morowali di Sulawesi Tengah mendapat tambahan suplai sekitar 66 persen dari rerata penyaluran normal. Sementara di Sulawesi Utara, Kota Tomohon kebagian penambahan mencapai 46,9 persen dari rerata penyaluran normal sebagai bagian dari distribusi LPG 3 Kg di wilayah tersebut.
Berbeda dari daerah lain, penyaluran LPG 3 Kg di Sulawesi Tenggara sepanjang September berjalan sesuai alokasi normal. Pertamina tetap memantau perkembangan kebutuhan dan kondisi distribusi agar penyaluran bisa disesuaikan bila terjadi perubahan di lapangan.
Lilik menjelaskan, setiap wilayah punya karakteristik kebutuhan yang tidak sama. Karena itu, alokasi disesuaikan berdasarkan kondisi di lapangan, bukan disamaratakan.
"Penyaluran LPG 3 Kg kami evaluasi secara berkala berdasarkan kondisi masing-masing wilayah. Ketika terdapat peningkatan kebutuhan, kami melakukan penyesuaian alokasi dan menambah suplai agar distribusi melalui jaringan resmi tetap berjalan dengan baik," ujar Lilik.
Penguatan penyaluran juga didukung pemantauan bersama agen dan pangkalan sebagai bagian dari jaringan distribusi LPG 3 Kg. Pertamina melihat realisasi penyaluran di tingkat penyalur untuk memastikan tambahan suplai diteruskan ke masyarakat sesuai ketentuan.
"Setiap wilayah memiliki karakteristik kebutuhan yang berbeda. Karena itu, alokasi kami sesuaikan berdasarkan kondisi di lapangan. Kami juga terus memantau penyaluran bersama agen dan pangkalan agar distribusi LPG 3 Kg berjalan secara tertib hingga ke masyarakat," tambah Lilik.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat memperoleh LPG 3 Kg melalui pangkalan resmi dan membeli sesuai kebutuhan. LPG 3 Kg merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemantauan kebutuhan LPG 3 Kg di seluruh wilayah Sulawesi akan terus dilakukan, dengan evaluasi penyaluran secara berkala. Penyesuaian alokasi bisa dilakukan kapan saja mengikuti perkembangan kebutuhan dan kondisi distribusi di masing-masing daerah.
Masyarakat dapat memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan dan pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam.