Pencarian

DPD Tani Merdeka Kendari dan Dinas Ketapang Sultra Uji Sampel Hidroponik UHO demi Sertifikasi Prima 3

Jumat, 21 Agustus 2026 • 15:39:33 WIB
DPD Tani Merdeka Kendari dan Dinas Ketapang Sultra Uji Sampel Hidroponik UHO demi Sertifikasi Prima 3
Petugas Pengambil Contoh UPTD BPMKP Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara mengambil sampel selada air di Kelompok Hidroponik UHO, Kecamatan Kambu, Kendari.

DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Kendari bersama UPTD Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan (BPMKP) Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara mengambil sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dari dua kelompok tani rujukan di Kecamatan Kambu. Langkah ini merupakan bagian dari proses Sertifikasi Prima 3 (P3) yang bertujuan menjamin produk pertanian lokal aman dikonsumsi masyarakat.

KENDARI — Pengambilan sampel menyasar dua lokasi kelompok tani binaan, yakni Kelompok Hidroponik UHO dengan komoditas selada air serta Kelompok Tani Mulia yang membudidayakan pakcoy. Kegiatan ini melibatkan penyuluh pertanian Kecamatan Kambu dan petugas pengambil contoh dari UPTD BPMKP Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Proses sertifikasi ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 20 Tahun 2010. Ketentuan itu mengatur standar keamanan pangan segar asal tumbuhan sebelum produk dilepas ke pasar.

Dua Kelompok Tani Rujukan yang Diuji

Petugas Pengambil Contoh (PPC) UPTD BPMKP, Sutra Dewi, langsung mengeksekusi pengambilan sampel di lapangan. Dari Kelompok Hidroponik UHO yang diketuai Sjafril, S.P., sampel selada air diambil untuk diuji residu dan kontaminan. Sementara itu, Kelompok Tani Mulia pimpinan Arman Gole menjadi lokasi pengambilan sampel pakcoy.

DPD TMI Kota Kendari menurunkan Bendahara Zulfiany Azis serta Erythirina Turusy dan Neny dari Bidang Hubungan Pemerintah. Dari unsur penyuluh, Diana dan Ana mewakili Kecamatan Kambu dalam pendampingan teknis di lokasi.

Tahapan Panjang Sebelum Sertifikat Terbit

Penerbitan Sertifikat Prima 3 tidak serta-merta dilakukan setelah sampel diambil. Produk harus melewati serangkaian pengujian laboratorium dan evaluasi ketat sebelum dinyatakan lolos kualifikasi pangan aman.

Seluruh proses ini menjadi pintu masuk bagi petani untuk memperkuat daya saing produk lokal. Sertifikasi dinilai vital untuk meluaskan jangkauan pemasaran sekaligus memberikan kepastian jaminan pangan aman bagi warga Kota Kendari.

Target Sertifikasi Bertahap untuk Semua Produk PSAT

Pihak DPD TMI Kota Kendari berharap kegiatan serupa bisa menjangkau lebih banyak kelompok tani. Targetnya, seluruh produk PSAT yang ada di Kota Kendari dapat tersertifikasi secara bertahap, tidak hanya dua kelompok rujukan yang diuji kali ini.

Dengan adanya sertifikat ini, produk sayuran hidroponik dan pakcoy dari Kendari diharapkan lebih mudah menembus ritel modern dan pasar yang mensyaratkan jaminan mutu. Kepercayaan konsumen terhadap keamanan pangan lokal pun diharapkan meningkat seiring terbitnya sertifikat resmi.

Follow inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarkendari.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks