KONAWE — Raut semangat terpancar dari para peserta lomba gerak jalan indah yang menjadi rangkaian Porseni Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Sebanyak 23 barisan resmi ambil bagian dalam ajang yang digelar untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sarana menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama tim, dan kebersamaan bagi generasi muda serta seluruh elemen masyarakat setempat.
Rute 2,4 Kilometer dan Kategori Peserta
Lomba mengambil titik start di Bundaran Unaasi dengan rute sepanjang 2,4 kilometer menuju garis finis di Lapangan Olahraga Tutuwi Motaha, Kelurahan Anggaberi. Lapangan tersebut menjadi pusat kegiatan Porseni sekaligus lokasi utama penilaian para juri.
Peserta terbagi dalam tiga kategori. Siswa Sekolah Dasar (SD) menjadi kontingen terbanyak dengan 12 barisan, disusul Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan 4 barisan, dan barisan umum sebanyak 7 barisan yang terdiri dari perwakilan Kelurahan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), serta Puskesmas setempat.
Kriteria Penilaian: Kostum hingga Teknik Gerak Jalan
Dewan juri yang kompeten diterjunkan untuk menilai setiap barisan dengan kriteria ketat. Aspek yang dinilai meliputi kostum atau busana yang dikenakan, teknik dasar barisan, kerapihan formasi, kekompakan antaranggota, serta penguasaan teknik gerak jalan secara keseluruhan.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal keberangkatan. Barisan dari tingkat SD dan SMP tampil dengan kostum khas dan formasi rapi, sementara barisan umum dari kelurahan dan instansi menunjukkan kekompakan yang tak kalah solid.
Penyambutan di Panggung Kehormatan
Setiap barisan yang tiba di Lapangan Tutuwi Motaha disambut langsung di panggung kehormatan oleh Camat Anggaberi, Suriani, S Sos, bersama Kapolsek Unaaha serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat. Kehadiran para pejabat ini memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras dan kedisiplinan seluruh kontingen yang berlaga.
Dalam prosesi penyambutan tersebut, Camat Anggaberi bersama dewan juri turut memantau secara langsung penampilan akhir para peserta sebelum penetapan skor akhir dilakukan.
Porseni Kecamatan Anggaberi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi tahunan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat Konawe.