KENDARI – Menjelang musim mudik Lebaran 1447 Hijriah, pengawasan ketat diberlakukan bagi seluruh armada angkutan umum di Sulawesi Tenggara (Sultra). Petugas gabungan mulai melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check secara intensif di Terminal Puuwatu, Kota Kendari, pada Selasa (24/2/2026).
Operasi kelaikan kendaraan ini melibatkan jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sultra, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sultra, Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, hingga PT Jasa Raharja. Sasarannya adalah armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang dalam waktu dekat.
Pemeriksaan mencakup berbagai elemen vital kendaraan, mulai dari kelaikan sistem pengereman, fungsi lampu, kondisi wiper, hingga kelengkapan administrasi surat kendaraan. Tak hanya fisik kendaraan, para pengemudi juga diberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara di jalan raya.
Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol Argowiyono, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan keamanan para pemudik. Berdasarkan data yang ada, terdapat 96 armada dari 16 Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Kita sudah lakukan pengecekan dan memberikan status laik jalan. Ini untuk memastikan kendaraan yang digunakan pengemudi sudah melalui inspeksi,” kata Kombes Pol Argowiyono.
Ia juga memperingatkan pihak pengelola PO agar tidak mengabaikan prosedur ini. Kendaraan yang terbukti belum mengantongi stiker tanda lulus pemeriksaan akan diberikan teguran keras dan dilarang untuk mengangkut penumpang selama masa mudik Lebaran 2026.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPTD Kelas II Sultra, Husni Mubarak, menyatakan bahwa bus yang tidak lolos persyaratan teknis maupun administrasi akan diparkirkan sementara waktu. Operasi di Terminal Puuwatu ini merupakan tahap awal dan akan terus dilaksanakan secara periodik hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
Terminal Puuwatu sendiri memegang peranan strategis sebagai titik keberangkatan utama. Lokasinya hanya berjarak sekitar 750 meter dari gerbang perbatasan antara Kota Kendari dan Kabupaten Konawe. Bagi calon penumpang dari pusat kota atau kawasan Tugu Religi Eks MTQ, terminal ini dapat dijangkau dengan waktu tempuh sekitar 19 menit.