Banjir Rendam 2.985 Warga Kendari, Bocah 5 Tahun Tewas Terbawa Arus Sungai

Penulis: Sofyan Basri  •  Senin, 11 Mei 2026 | 14:20:28 WIB
Banjir merendam 2.985 warga di tujuh kecamatan Kota Kendari sejak Sabtu hingga Minggu.

KENDARI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari mencatat 657 kepala keluarga atau 2.985 jiwa terdampak banjir yang merendam tujuh kecamatan sejak Sabtu (9/5) hingga Minggu (10/5). Ketinggian air mulai surut di sejumlah titik, namun BPBD masih mewaspadai potensi banjir susulan.

Kepala BPBD Kendari, Cornelius Padang, menyebutkan bahwa Kecamatan Poasia dan Baruga menjadi wilayah dengan dampak paling parah. Di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, sebanyak 105 rumah terendam air. Sementara di Kecamatan Baruga, luapan Sungai Wanggu merendam 176 unit rumah yang tersebar di 8 RT dan 2 kelurahan.

Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas di Pesisir

Seorang bocah bernama Rangga (5) ditemukan meninggal dunia di pesisir Jalan Bung Tomo, depan Kantor Camat Kendari Barat, pada Minggu (10/5) pukul 10.00 Wita. Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran, menduga korban hanyut terbawa arus kali saat banjir melanda.

"Korban diduga meninggal dunia karena terbawa arus kali," kata Busran dalam keterangannya.

Tanah Longsor dan Lahan Pertanian Terendam

Selain banjir, BPBD Kendari melaporkan bencana tanah longsor di Kecamatan Poasia, tepatnya di Jalan Kedondong RT 24 RW 08. Wilayah yang dihuni 85 KK atau 225 jiwa itu mencatat 6 rumah terdampak longsor.

Bencana hidrometeorologi ini juga melumpuhkan sektor pangan. Diperkirakan 50 hektare lahan pertanian di Kota Kendari terendam banjir akibat intensitas hujan yang tinggi dalam dua hari terakhir.

Sejumlah Wilayah Mulai Surut, BPBD Pantau Cuaca

Cornelius Padang mengungkapkan bahwa genangan air mulai berkurang di beberapa daerah. "Seperti Tunggala, Anduonohu, dan Bundaran Tank mulai surut. Kita terus pantau, berharap hujan berangsur reda," ujarnya.

BPBD Kendari mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor untuk tetap waspada. Pihaknya juga menyiagakan personel dan peralatan evakuasi di titik-titik rawan banjir.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: telisik.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top