BUTON — Tim Rescue Pos SAR Wakatobi telah diberangkatkan menuju perairan Lasalimu Selatan untuk mencari La Ode Biru (57), nelayan asal Desa Lasalimu yang dilaporkan hilang sejak Senin (11/5/2026) pagi. Laporan hilangnya korban diterima Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari dari Kepala Desa Lasalimu, Hanudin, pada Selasa pukul 07.10 Wita.
“Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 07.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju LKP untuk memberikan bantuan SAR,” ujar Kepala KPP Kendari, Amiruddin, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Amiruddin menjelaskan, La Ode Biru pamit kepada keluarganya pada Senin sekitar pukul 05.00 Wita untuk mencari ikan menggunakan sampan. Perahu sederhana tanpa mesin itu menjadi moda melaut yang baru dicoba korban untuk pertama kalinya.
“Ini kali pertama korban pergi melaut menggunakan sampan. Sebelumnya korban biasa menggunakan longboat bermesin katinting,” kata Amiruddin.
Kebiasaan korban menggunakan perahu bermesin membuat pihak keluarga dan warga setempat langsung waswas saat La Ode Biru tak kunjung pulang hingga Senin malam. Mereka kemudian melakukan pencarian secara mandiri sejak malam hari, namun hasilnya nihil.
Upaya pencarian oleh keluarga bersama warga Desa Lasalimu dilakukan di sekitar perairan tempat korban biasa mencari ikan. Namun hingga Selasa pagi, tidak ada tanda-tanda keberadaan La Ode Biru.
“Keluarga dan warga sudah mencari sejak malam, tapi belum ketemu. Baru pagi ini mereka melapor ke kami,” ungkap Amiruddin.
Setelah laporan resmi diterima, tim SAR dari Pos Wakatobi langsung bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) untuk melakukan pencarian lebih sistematis. Hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan.
Perairan Lasalimu Selatan dikenal memiliki dinamika arus yang cukup kuat, terutama pada musim peralihan seperti saat ini. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak SAR mengenai kondisi cuaca di lokasi saat korban melaut.
Tim rescue terus menyisir area sekitar perairan dengan harapan korban masih dalam kondisi selamat. Pihak keluarga dan warga setempat masih menunggu perkembangan pencarian di posko darurat yang didirikan di Desa Lasalimu.