Bupati Konawe Utara Beri Penghargaan PPM ke ANTAM, Sorot Kesejahteraan Masyarakat Lingkar Tambang

Penulis: Sofyan Basri  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:33:05 WIB
Bupati Konawe Utara menyerahkan penghargaan PPM Berkelanjutan kepada PT ANTAM di Kendari.

KENDARI — Forum koordinasi antara pemerintah daerah dan perusahaan tambang di Konawe Utara menjadi ajang penyerahan penghargaan bagi PT ANTAM. Penghargaan PPM Berkelanjutan itu diterima langsung oleh CSR & ER Bureau Head ANTAM, Fachrul Mujahid, di sebuah hotel di Kota Kendari pada Rabu (13/5/2026).

Empat Indikator Keberhasilan Investasi Versi Bupati

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar melontarkan sejumlah pertanyaan kritis yang menjadi tolok ukur keberhasilan investasi di daerahnya. Ia mempertanyakan apakah masyarakat lingkar tambang semakin sejahtera, kualitas pendidikan meningkat, lapangan kerja lokal terbuka lebar, dan pembangunan saat ini bisa menjadi fondasi masa depan pasca tambang.

"Kita harus menjawab pertanyaan besar bersama: apakah masyarakat lingkar tambang semakin sejahtera, apakah kualitas pendidikan meningkat, apakah kesempatan kerja masyarakat lokal semakin terbuka, dan apakah pembangunan hari ini mampu menjadi pondasi masa depan daerah setelah sumber daya alam tidak lagi tersedia," tegas Ikbar.

Isi Program Pemberdayaan ANTAM Sepanjang 2026

ANTAM tidak hanya menerima penghargaan, tetapi juga memaparkan sejumlah inisiatif PPM yang tengah dikembangkan tahun ini. Pendekatan yang digunakan berbasis kebutuhan masyarakat, mulai dari asesmen lapangan, perencanaan partisipatif, pelatihan terstruktur, hingga monitoring dampak secara berkala.

Beberapa sektor yang menjadi fokus program meliputi pendidikan dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal, ketahanan pangan melalui pertanian pekarangan, pengolahan produk komoditas lokal, peternakan, pengelolaan lingkungan, serta pembangunan sarana umum di desa-desa lingkar tambang. Seluruh inisiatif ini masih dimatangkan bersama masyarakat dan pemerintah daerah.

Investasi Berkualitas Harus Perkuat Konten Lokal

Bupati Ikbar menambahkan, investasi yang berkualitas adalah yang mampu memperkuat konten lokal daerah. Ia menyebut perlunya pelatihan vokasi, sertifikasi tenaga kerja lokal, penguatan UMKM dalam rantai pasok industri tambang, hingga pengembangan ekonomi menuju transformasi pascatambang.

Forum koordinasi ini digelar untuk menyelaraskan program PPM perusahaan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Konawe Utara. ANTAM berharap sinergi yang terbangun semakin kuat dan terstruktur, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan warga lingkar tambang.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: sultrakini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top