KENDARI — Pemkot Kendari melalui Dinas Ketenagakerjaan membuka kesempatan bagi warga yang masih menganggur untuk mengikuti job fair yang berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juli 2026. Sebanyak 700 lowongan kerja dari 30 perusahaan, mulai dari sektor perbankan hingga pertambangan, disiapkan untuk memfasilitasi pencari kerja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengungkapkan bahwa jumlah pengangguran di wilayahnya saat ini kurang lebih 11.000 orang. Angka tersebut meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk di kota yang dikenal dengan julukan Kota Lulo itu.
"Kuota yang disiapkan ada 700 dengan harapan masyarakat yang belum memiliki pekerjaan kita fasilitasi melalui program ini," kata Siska saat ditemui di Kendari, Rabu.
Job fair kali ini diikuti oleh sekitar 30 perusahaan dari berbagai sektor. Wali Kota menyebutkan, partisipasi perusahaan perbankan dan pertambangan menjadi peluang besar bagi warga yang memiliki keahlian di bidang tersebut.
"Bagi warga yang mengikuti job fair ini bisa menyampaikan persyaratan dan keahlian sesuai lowongan kerja yang tersedia," ujar Siska.
Lokasi pelaksanaan bursa kerja bertempat di Kantor Wali Kota Kendari dan terbuka untuk seluruh warga tanpa dipungut biaya. Pemkot berharap program unggulan ini bisa menjadi jembatan bagi pencari kerja yang selama ini kesulitan mendapatkan pekerjaan.
"Karena masyarakat yang mengikuti job fair pasti sudah memiliki skil dan kita memfasilitasi warga agar bisa mendapat kerja," kata Siska Karina Imran.
Ini merupakan kali kedua Pemkot Kendari menggelar program job fair. Siska menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menekan angka pengangguran, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan di Kota Kendari.
Pemkot berkomitmen untuk terus menyediakan lapangan kerja yang sesuai dengan minat, bakat, dan keahlian masyarakat setempat. "Kita memfasilitasi warga agar bisa mendapat kerja," tambahnya.