KENDARI — Lebih dari 100 pelari dari berbagai komunitas memadati kawasan Car Free Day Parkir Timur MTQ Kendari pada Minggu (12/7/2026) untuk mengikuti LPS Safe Run 2026. Kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan LPS III Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) ini menjadi pembuka rangkaian edukasi keuangan selama empat hari.
Tak sekadar olahraga, peserta juga mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat. LPS menyisipkan permainan interaktif yang mengedukasi soal kebiasaan menabung dan pengelolaan keuangan bijak.
Dana Pihak Ketiga di Sultra Tembus Rp33,54 Triliun
Pada Selasa (14/7/2026), LPS menggelar Sosialisasi Bersama Perbankan Sulawesi Tenggara. Kepala Divisi Surveilans BPR dan BPRS LPS, Rizki Oktora Vega, mengungkapkan bahwa Dana Pihak Ketiga (DPK) bank umum di Sulawesi Tenggara hingga Mei 2026 mencapai Rp33,54 triliun.
“Angka itu tumbuh 6,97 persen secara tahunan. Ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan yang tetap terjaga,” ujar Rizki dalam kesempatan tersebut.
LPS mengajak seluruh perbankan di Sulawesi Tenggara untuk terus aktif mengedukasi masyarakat agar pemahaman mengenai produk perbankan dan program penjaminan simpanan semakin meningkat.
Talkshow Radio dan FinLab di Kampus
Edukasi juga diperluas melalui talkshow di sejumlah radio lokal Kendari. Materi yang disampaikan mencakup fungsi LPS, pentingnya menyimpan dana di bank, pengelolaan keuangan sehat, serta kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga keuangan.
Puncak kegiatan berlangsung pada Rabu (15/7/2026) melalui LPS FinLab 2026 di Universitas Muhammadiyah Kendari. Bertema “Kelola Uang, Ciptakan Peluang”, program ini menyasar mahasiswa untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendorong jiwa kewirausahaan.
Dalam sesi interaktif, mahasiswa dibekali pengetahuan soal pengelolaan keuangan pribadi, pemanfaatan produk jasa keuangan secara aman, hingga peluang membangun usaha sejak kuliah. Mereka juga memahami peran masing-masing otoritas: LPS dalam menjamin simpanan nasabah, Bank Indonesia dalam pemberdayaan UMKM, dan OJK dalam literasi serta perlindungan konsumen.
Melalui rangkaian kegiatan ini, LPS berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menyimpan dana di bank, mengetahui hak dan kewajiban sebagai nasabah, serta memiliki kepercayaan lebih kuat terhadap sistem perbankan Indonesia yang didukung penjaminan simpanan nasabah.