SULAWESI TENGGARA — Pertandingan perebutan tempat ketiga berlangsung sengit sejak awal. Indonesia sempat unggul dua set, namun Kamboja bangkit dan memaksa set keempat berjalan dramatis hingga deuce. Momen kritis terjadi ketika Alfin Daniel mencatat tiga ace beruntun yang membalikkan skor 12-10 untuk tim tuan rumah.
Set keempat dimulai dengan Indonesia kembali memegang kendali, tapi Kamboja tak memberi jarak. Margin skor terus tipis hingga kedudukan 24-24.
Pada dua reli terakhir, Indonesia tampil lebih agresif dan menutup set penentuan 26-24. Triple ace Alfin di pertengahan set menjadi momentum yang mengubah arah pertandingan.
Di set pertama, Indonesia langsung mendominasi. Serangan cepat dari sayap dan tengah membuat Kamboja kesulitan membangun ritme. Blok krusial Hendra Kurniawan pada poin penentu memastikan skor 25-18 untuk Indonesia.
Kamboja membuka set kedua dengan permainan lebih terbuka. Indonesia beberapa kali melakukan kesalahan dalam penerimaan servis, membuat lawan unggul 20-14 sebelum menutup set 25-19. Kelemahan di barisan belakang menjadi catatan serius bagi pelatih Reidel Toiran.
Memasuki set ketiga, Indonesia meningkatkan intensitas serangan untuk membongkar pertahanan solid Kamboja. Perubahan tempo ini efektif dan set berakhir 25-20. Strategi variasi pukulan dari sisi sayap dan tengah kembali membuat lawan kehilangan ritme.
Dengan hasil ini, Indonesia mengamankan posisi ketiga leg kedua SEA V Cup 2026. Kemenangan di kandang sendiri menjadi modal positif menjelang leg berikutnya di kompetisi voli antarnegara Asia Tenggara tersebut.