5 Tempat Nongkrong WiFi Kencang dan Coworking Space di Sulawesi Tenggara untuk Remote Worker

Penulis: Reza Maulana  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 19:20:36 WIB
Sejumlah pekerja lepas memanfaatkan kafe di kawasan Jalan Abdullah Silondae, Kendari, untuk bekerja dengan koneksi WiFi yang stabil.

Bekerja dari Sulawesi Tenggara punya tantangan tersendiri, terutama soal koneksi internet yang stabil. Saya beberapa kali kebingungan mencari tempat nongkrong yang nyaman untuk rapat online atau sekadar menyelesaikan deadline. Untungnya, dalam setahun terakhir, beberapa kafe dan coworking space mulai muncul dengan fasilitas yang layak untuk remote worker.

Artikel ini bukan daftar rekomendasi harga atau jam buka — saya tidak punya data akurat soal itu. Sebaliknya, saya akan membagikan kriteria yang perlu diperhatikan saat memilih tempat kerja di luar rumah, plus beberapa lokasi yang sudah teruji oleh komunitas pekerja digital di Kendari dan Bau-Bau.

1. Kawasan Pusat Kota Kendari: Pilihan Paling Aman untuk WiFi

Kawasan Jalan Abdullah Silondae dan sekitarnya di Kendari jadi titik paling menjanjikan. Beberapa kafe di sini, seperti yang berada di dekat Taman Kota Kendari, punya kecepatan internet yang cukup untuk video conference. Saya pernah mengerjakan riset selama 3 jam di salah satu kafe dekat simpang empat — koneksi stabil meski jam sibuk.

Tips praktis: datang antara pukul 09.00-11.00 WITA. Di luar jam itu, banyak anak kuliahan yang juga memanfaatkan tempat sama, dan WiFi bisa melambat. Cek langsung ke tempatnya untuk informasi harga dan jam operasional terbaru.

2. Pasar Sentral dan Alternatif Nongkrong di Kelurahan Bende

Buat yang butuh tempat lebih tenang, area Kelurahan Bende di Kendari menawarkan beberapa kafe kecil dengan WiFi. Saya sering mendengar cerita dari teman kontraktor IT yang mengerjakan proyek dari kafe di sini — katanya, koneksi lebih stabil karena belum banyak pengunjung yang bermain game online.

Namun, jangan harap kecepatan seperti di Jakarta. Kecepatan unduh rata-rata di kawasan ini sekitar 10-15 Mbps, cukup untuk email dan browsing, tapi mungkin kurang untuk upload file besar. Pastikan tanya pemilik kafe soal kuota WiFi sebelum mulai bekerja.

3. Area Pelabuhan Feri dan Kantor Pemerintahan di Kendari

Di sekitar Jalan Mayjen S. Parman, dekat Pelabuhan Feri Kendari, ada beberapa tempat nongkrong yang mulai ramai dikunjungi pekerja lepas. Satu hal yang perlu diingat: lokasi ini dekat dengan kantor pemerintahan, jadi jaringan listrik dan internet cenderung lebih stabil dibanding pinggiran kota.

Rekomendasi saya: jangan pilih tempat yang terlalu dekat dengan jalan raya utama karena kebisingan kendaraan berat. Sebaliknya, cari kafe di gang kecil di Kelurahan Mandonga — lebih tenang, dan biasanya pemilik tempat lebih ramah terhadap pelanggan yang bekerja lama.

4. Bau-Bau: Alternatif untuk Remote Worker di Pulau Buton

Bau-Bau punya beberapa kafe di sekitar Jalan Sultan Hasanuddin dan dekat Masjid Agung. Saya belum punya data langsung soal kecepatan WiFi di sini, tapi dari obrolan dengan teman yang kerja di Bau-Bau, koneksi di area pusat kota cukup memadai untuk kerja dasar. Jangan berharap bisa streaming atau rapat video dengan kualitas HD — siapkan cadangan paket data seluler.

Tips: cari tempat yang menyediakan colokan listrik di setiap meja. Banyak kafe di Bau-Bau belum punya infrastruktur ini, dan Anda akan kesulitan jika laptop kehabisan baterai.

5. Tips Memilih Coworking Space atau Kafe untuk Kerja di Sultra

Dari pengalaman saya dan beberapa teman pekerja lepas di Kendari, ada tiga hal yang perlu dicek sebelum memutuskan nongkrong untuk bekerja:

  • Kecepatan WiFi: minta tes kecepatan di tempat, jangan percaya kata "WiFi kencang" dari pemilik kafe. Saya pernah tertipu — ternyata sinyal hanya 2 Mbps.
  • Ketersediaan colokan listrik: bawa power strip sendiri jika perlu. Beberapa kafe hanya punya 1-2 colokan untuk seluruh ruangan.
  • Jam operasional: cek melalui media sosial atau telepon langsung sebelum datang. Banyak tempat buka tidak menentu, terutama di luar kota besar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ada coworking space resmi di Kendari?
Belum ada coworking space besar seperti di Jakarta atau Makassar. Namun, beberapa kafe di pusat kota berfungsi sebagai tempat kerja alternatif. Cek langsung ke lokasi untuk informasi lebih lanjut.

Berapa biaya yang harus disiapkan untuk nongkrong kerja di kafe Sultra?
Biaya bervariasi tergantung tempat dan menu yang dipesan. Saran saya, siapkan anggaran untuk satu minuman dan satu makanan ringan — biasanya itu cukup untuk 2-3 jam kerja. Jangan ragu bertanya langsung ke pemilik kafe soal kebijakan minimum order.

Apakah WiFi di kafe Sultra cukup untuk rapat video?
Tergantung lokasi. Di pusat kota Kendari, beberapa kafe bisa menangani Zoom atau Google Meet dengan kualitas standar. Di pinggiran atau kota kecil seperti Bau-Bau, lebih baik siapkan paket data seluler sebagai cadangan.

Kapan waktu terbaik untuk bekerja di kafe di Sultra?
Pagi hari antara pukul 08.00-11.00 WITA biasanya sepi dan WiFi masih cepat. Hindari jam makan siang (12.00-13.00) dan sore hari (16.00-18.00) karena banyak pengunjung yang bermain game atau streaming.

Apakah ada tempat yang menyediakan ruang meeting di Kendari?
Beberapa hotel di pusat kota Kendari menyewakan ruang meeting per jam. Alternatifnya, beberapa kafe besar di Jalan Abdullah Silondae kadang punya area semi-privat yang bisa digunakan untuk diskusi tim. Tanyakan langsung ke pengelola untuk ketersediaan dan harga.

Tidak ada tempat kerja yang sempurna di Sulawesi Tenggara — semuanya punya kelebihan dan kekurangan. Kuncinya adalah adaptasi: bawa peralatan cadangan, cek kondisi tempat sebelum datang, dan bersiaplah dengan rencana alternatif jika WiFi mati. Saya sendiri masih sering berganti-ganti tempat setiap minggu, tergantung proyek yang dikerjakan. Coba beberapa lokasi di atas, dan temukan mana yang paling cocok untuk ritme kerja Anda.

Reporter: Reza Maulana
Back to top