SULAWESI TENGGARA — Kia Sales Indonesia (KSI) akhirnya membuka tabir MPV listrik andalannya di gelaran GIIAS 2026, Rabu (29/7). Bukan sekadar pajangan, Carens EV juga diumumkan sebagai kendaraan pertama pabrikan Korea itu yang akan dirakit di dalam negeri. Pabrik perakitan akan memanfaatkan fasilitas Hyundai Motor Group (HMG) yang berlokasi di Cikarang.
VP Operation Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, menegaskan bahwa Carens EV adalah produk andalan untuk segmen kendaraan energi baru 7 seater di Indonesia. “Kita perkenalkan satu produk yang bakal dirakit di Indonesia dan merupakan produk andalan kami untuk menyambangi pasar mobil penumpang khususnya new energi vehicle 7 seater di tanah air,” ujarnya di sela acara.
Menariknya, KSI tidak hanya membidik konsumen lokal. Perusahaan juga mengumumkan rencana ekspor untuk model ini. Namun, unit yang ditujukan ke pasar luar negeri baru akan memasuki jalur perakitan pada April 2027, atau sekitar lima bulan setelah produksi untuk pasar domestik berjalan.
Meski saat peluncuran Kia belum merinci spesifikasi teknis untuk pasar Indonesia, besar kemungkinan Carens EV tidak akan berbeda jauh dengan saudaranya di India yang dikenal sebagai Kia Clavis EV. Mengacu pada data teknis di Negeri Bollywood, MPV ini ditawarkan dengan dua pilihan baterai.
Kedua varian ini menjadikan Carens EV sebagai salah satu MPV listrik dengan jarak tempuh kompetitif di kelasnya. Kepastian apakah kedua opsi baterai tersebut akan dibawa ke Indonesia atau hanya satu varian saja masih menunggu pengumuman resmi KSI lebih lanjut.
Proses perakitan Carens EV di Indonesia akan dilakukan secara CKD (Completely Knocked Down). Komponen mobil dikirim dalam bentuk terurai dari India, tempat model ini pertama kali diluncurkan, lalu dirakit di fasilitas HMG Cikarang. Langkah ini memungkinkan Kia menekan biaya produksi dan memanfaatkan insentif pemerintah untuk kendaraan listrik rakitan lokal.
Soal harga, KSI masih bungkam seribu bahasa. Pihak ATPM belum memberikan kisi-kisi banderol, baik untuk varian baterai kecil maupun besar. Yang pasti, konsumen harus bersabar karena pemasaran perdana baru akan dilakukan pada 2027. Dengan mulai perakitan November 2026, artinya konsumen bisa melihat unit test drive di dealer pada awal tahun depan.