KENDARI — Tiga rumah warga di kawasan BTN A99 Corp Land, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, hangus dilalap api pada Senin (24/8) siang. Kebakaran tersebut juga meludeskan tiga unit basecamp tukang yang berada di lokasi yang sama.
Kepala Seksi Kerja Sama dan Publikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun, bangunan dan sejumlah barang di dalamnya mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta
Peristiwa kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang tidak sedikit. Berdasarkan pendataan sementara, total kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Sejumlah warga yang rumahnya ikut terdampak kebakaran antara lain Randy, Bibi Rumato, dan Laode Risalia. Mereka menjadi pihak yang paling merasakan dampak langsung dari peristiwa ini.
Dua Armada Damkarmat Dikerahkan ke Lokasi
Api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 14.04 WITA. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Damkarmat Kota Kendari dengan mengerahkan dua unit armada pemadam dan satu unit rescue.
Petugas bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim berangkat tiga menit setelah laporan diterima, dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.19 WITA.
"Tim berangkat pukul 14.07 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.19 WITA," ungkap Martoyo Awaluddin.
Api Masih Menyala Saat Petugas Tiba
Saat petugas tiba di lokasi, api masih berkobar. Tim pemadam langsung melakukan upaya pemadaman agar kobaran api tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut," ucapnya.
Pendinginan Dilakukan untuk Cegah Api Muncul Kembali
Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan dan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hingga penanganan kebakaran selesai dilakukan, penyebab munculnya api belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait asal mula kebakaran tersebut.