Pencarian

Berat Badan Turun Bikin Tekanan Darah Stabil, Ini Penjelasan Dokter Gizi

Kamis, 27 Agustus 2026 • 08:02:31 WIB
Berat Badan Turun Bikin Tekanan Darah Stabil, Ini Penjelasan Dokter Gizi
Penurunan berat badan melalui pola hidup sehat membantu mengendalikan tekanan darah, menurut dokter spesialis gizi klinik.

SULAWESI TENGGARABagi ibu muda yang punya riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi, menjaga berat badan ideal itu penting banget. Bukan sekadar soal ukuran baju, tapi berkaitan langsung dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengungkapkan bahwa penurunan berat badan melalui pola hidup sehat terbukti membantu mengendalikan tekanan darah. Hal ini disampaikannya dalam Live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).

Hubungan Lemak Viseral dan Tekanan Darah

Lemak berlebih di dalam tubuh, terutama lemak viseral yang menumpuk di sekitar organ perut, bisa meningkatkan beban kerja jantung. Kondisi inilah yang kemudian berkontribusi pada naiknya tekanan darah.

Menurut dr. Yaze, ketika berat badan mulai turun dan lemak viseral berkurang, pompa jantung jadi lebih ringan. Ia menganalogikan kondisi ini seperti beban yang terangkat dari dada.

"Ketika lemaknya sudah mulai berkurang, pasti pompa jantungnya akan baik-baik saja dan lega lagi karena tidak ada yang membuat dia berat," terang dr. Yaze.

"Tensinya pasti akan kembali stabil," tambahnya.

Manfaat Tambahan untuk Kesehatan Tubuh

dr. Yaze menjelaskan, orang dengan hipertensi umumnya memiliki masalah berat badan berlebih. Ketika mereka berhasil menurunkan berat badan lewat perubahan gaya hidup, tekanan darah perlahan kembali normal.

Proses penurunan berat badan juga membantu meredakan berbagai peradangan kronis di dalam tubuh. Hal ini penting karena peradangan sering menjadi akar dari berbagai penyakit degeneratif.

"Jadi memang dengan penurunan berat badan itu menurunkan berbagai macam peradangan lain, termasuk tensi yang naik, jadi bisa lebih stabil," jelas dr. Yaze.

Selain tekanan darah, penurunan berat badan juga berdampak positif pada kadar gula darah. "Termasuk misalnya gula darah yang tadinya tinggi bisa jadi lebih stabil," pungkasnya.

Mulai dari Langkah Kecil untuk Tubuh Lebih Sehat

Moms tidak perlu langsung melakukan diet ekstrem. Kuncinya adalah konsistensi dalam menerapkan pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur.

Mulailah dengan mengurangi asupan gula dan makanan olahan, lalu perbanyak sayur, buah, dan protein tanpa lemak. Jangan lupa untuk rutin bergerak setiap hari, misalnya jalan cepat selama 30 menit.

Jika Moms memiliki riwayat hipertensi dan ingin memulai program penurunan berat badan, ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter atau ahli gizi. Mereka bisa membantu menyusun rencana yang aman dan sesuai kondisi tubuh.

Menjaga berat badan ideal adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan keluarga. Tubuh yang lebih ringan membuat Moms lebih berenergi menemani si kecil tumbuh dan berkembang.

Follow inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: health.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks