PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa menggandeng Puskesmas Baula menggelar edukasi pencegahan demam berdarah dengue (DBD) dan tuberkulosis (TBC) bagi warga Desa Baula, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Kegiatan yang berlangsung Rabu ini merupakan bagian dari program sosial lingkungan perusahaan bertajuk Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya. Edukasi menyasar warga di wilayah pemberdayaan perusahaan dengan penekanan pada penerapan langkah 3M dan deteksi dini gejala penyakit.
KOLAKA — Senior Operasional & Risk PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Felix, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional. Kinerja keberlanjutan perusahaan, menurutnya, tidak hanya diukur dari pencapaian operasional semata.
"Kesehatan masyarakat merupakan bagian penting dari komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan. Kinerja keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian operasional, tetapi juga dari perannya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sekitarnya," kata Felix di Kolaka, Rabu.
Langkah 3M Jadi Kunci Pemberantasan Sarang Nyamuk
Felix menekankan pentingnya penerapan langkah pencegahan 3M secara konsisten, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang. Langkah itu dinilai efektif untuk memberantas sarang nyamuk Aedes aegypti di lingkungan rumah tangga.
Warga juga diimbau tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala TBC maupun penyakit menular lainnya. Dukungan keluarga bagi pasien yang menjalani pengobatan disebut menjadi bagian penting dari proses penyembuhan.
"Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, ada aspek edukasi yang di bawa pulang ke rumah masing-masing dan disampaikan kepada keluarganya untuk diaplikasikan dalam hal pencegahan DBD dan TBC," ujarnya.
Gejala DBD yang Perlu Diwaspadai Warga
Kepala Puskesmas Baula Sukmawati menjelaskan bahwa DBD disebabkan infeksi virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti. Gejala penting yang perlu dikenali sejak dini antara lain demam tinggi yang tidak kunjung turun meski sudah minum obat, disertai nyeri dan bintik-bintik merah.
Sosialisasi pencegahan DBD dan TBC diharapkan membuat masyarakat lebih waspada dan teredukasi dalam menjaga kesehatan. Penyebaran kedua penyakit menular itu bisa dicegah dengan perilaku hidup bersih dan sehat.
"Kami harap masyarakat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit ini, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar mereka," tutur Sukmawati.
Camat Baula Apresiasi Langkah Preventif Perusahaan
Camat Baula Syahrial Darmawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT Vale menggelar promosi kesehatan di wilayahnya. Langkah preventif itu dinilai penting mengingat Kecamatan Baula pernah mencatatkan kasus DBD pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kami sangat menyambut positif kegiatan ini sebagai upaya menyegarkan kembali kesadaran warga akan bahaya DBD dan TBC. Kami mengajak seluruh warga untuk rutin menjaga kebersihan rumah, memastikan sirkulasi udara baik, dan memantau genangan air," kata Syahrial.
Ia menekankan peran lingkungan rumah tangga sebagai benteng utama dalam menjaga kebersihan dan memantau kesehatan keluarga secara berkelanjutan. Pemantauan genangan air di sekitar rumah disebut menjadi langkah sederhana yang berdampak besar.
Kolaborasi Perusahaan, Puskesmas, dan Pemerintah Kecamatan
Kegiatan ini melibatkan PT Vale Indonesia bersama Pemerintah Kecamatan Baula dan puskesmas setempat. Ketiga pihak berharap kesadaran mandiri masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) terus terjaga.
Program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya menjadi payung dari rangkaian edukasi kesehatan di wilayah pemberdayaan perusahaan. Tujuannya mewujudkan lingkungan masyarakat Baula yang lebih sehat melalui pencegahan penyakit menular di tingkat rumah tangga.