KENDARI — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memastikan 18 sapi kurban sumbangan Presiden Prabowo Subianto siap didistribusikan untuk perayaan Idul Adha tahun ini. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Muhammad Taufik, mengungkapkan bahwa 17 ekor di antaranya akan dikirim ke 17 kabupaten dan kota, sementara satu ekor sisanya diperuntukkan bagi tingkat provinsi.
Muhammad Taufik menegaskan bahwa pemilihan sapi kurban ini mengutamakan peternak lokal di masing-masing daerah. Langkah ini diambil untuk mendukung perekonomian peternak di Sulawesi Tenggara.
“Sapi untuk kurban dari Presiden ini kita utamakan diambil dari peternak lokal masing-masing kabupaten dan kota, dengan standar berat minimal 800 kilogram serta dalam kondisi sehat,” ujar Muhammad Taufik saat dihubungi di Kendari, Minggu.
Distribusi sapi kurban ini menyasar hampir seluruh wilayah di Sulawesi Tenggara. Pemerintah provinsi telah menyusun daftar daerah penerima yang meliputi:
Distanak Sultra saat ini masih melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan seluruh hewan yang diusulkan memenuhi kriteria. Proses verifikasi ini penting sebelum sapi-sapi tersebut ditetapkan secara resmi sebagai hewan kurban.
Muhammad Taufik menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kualitas hewan kurban. “Kami pastikan setiap sapi yang akan dikurbankan benar-benar sehat dan memenuhi standar yang telah ditetapkan,” katanya.
Kebijakan pengambilan sapi dari peternak lokal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi di tingkat desa dan kecamatan. Langkah ini juga menjadi bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap para peternak di Sulawesi Tenggara.