Pencarian

Antisipasi Lonjakan Mudik, Pelni Baubau Tambah 2 Kapal Lebaran 2026

Selasa, 24 Februari 2026 • 21:16:04 WIB
Antisipasi Lonjakan Mudik, Pelni Baubau Tambah 2 Kapal Lebaran 2026
Pelni Baubau menambah dua kapal untuk antisipasi lonjakan pemudik Lebaran 2026.

BAUBAU – Guna mengantisipasi lonjakan pemudik pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Baubau menambah armada operasional di Pelabuhan Murhum, Sulawesi Tenggara. Dua kapal tambahan dikerahkan untuk memperkuat konektivitas laut di wilayah tersebut selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Kepala PT Pelni Cabang Baubau, Djasman, menjelaskan bahwa penambahan ini didasari atas tingginya volume penumpang di Baubau yang kini hampir menyamai pelabuhan kelas satu di kota-kota besar Indonesia lainnya. Dua kapal yang diperbantukan tersebut adalah KM Gunung Dempo dan KM Bukit Siguntang.

"Jadi untuk mengantisipasi banyaknya penumpang pada Angkutan Lebaran 2026, Pelni menyiapkan 13 kapal termasuk dua tambahan, yakni KM Gunung Dempo dan KM Bukit Siguntang di Pelabuhan Baubau," tutur Djasman di Baubau, Selasa (24/2/2026).

Dengan adanya tambahan dua armada ini, total kekuatan kapal Pelni yang bersandar di Pelabuhan Murhum meningkat dari 11 menjadi 13 unit. Adapun kesebelas kapal yang rutin melayani sebelumnya meliputi KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Tidar, KM Lambelu, KM Sinabung, KM Dorolonda, KM Sirimau, KM Labobar, KM Leuser, KM Nggapulu, dan KM Tilongkabila.

Memasuki hari kelima Ramadhan 1447 H, Djasman menyebut grafik peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat, yang saat ini masih didominasi oleh arus kedatangan. Secara nasional, Pelni memproyeksi total mobilisasi masyarakat melalui jalur laut pada lebaran tahun ini mencapai lebih dari 450 ribu orang.

Guna menghindari kehabisan tiket, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan jauh-hari melalui saluran digital seperti aplikasi Pelni Mobile, situs resmi, hingga mitra perbankan dan ritel. Djasman juga menyarankan pemudik untuk langsung membeli tiket pulang-pergi (PP) demi kemudahan saat arus balik.

"Penumpang juga disarankan memesan tiket pulang-pergi sekaligus. Cara ini dinilai lebih praktis dan memudahkan saat arus balik nanti," jelasnya.

Dari sisi teknis, seluruh armada dipastikan dalam kondisi prima dan siap tempur. Manajemen Pelni telah menuntaskan seluruh proses docking atau pemeliharaan rutin sehingga tidak ada kapal yang tertahan di galangan selama musim mudik.

Terkait ketepatan waktu (On Time Performance), Pelni berkomitmen menjaga jadwal keberangkatan secara disiplin. Meski faktor cuaca tetap menjadi variabel yang sulit diprediksi, Djasman optimistis pelayanan akan tetap maksimal. “Tapi untuk akhir-akhir ini kapal hampir tepat waktu semua tibanya,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: AnTARA

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks