KENDARI — Janji politik pasangan Siska Karina Imran dan Sudirman saat kampanye 2024 lalu mulai menemui titik terang. Wali Kota Kendari menyatakan program unggulan berupa pemberian dana operasional untuk Rukun Tetangga (RT) akan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan mulai dicairkan tahun depan.
Pernyataan itu disampaikan Siska di sela-sela peluncuran bantuan pangan dari Pemerintah Pusat di Kantor Camat Puuwatu, Selasa (18/8/2026) kemarin. Ia menegaskan, meski menjadi prioritas, besaran dana yang akan dikucurkan masih menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Nominal Belum Capai Target Kampanye
Saat berkampanye, Siska-Sudirman menjanjikan alokasi dana hingga Rp 100 juta untuk setiap RT. Namun, Siska mengakui target tersebut sulit dipenuhi pada tahap awal implementasi.
"Semua itu tidak menyurutkan kita semua untuk menepati janji politik kami yang tertuang di RPJMD," ujar Siska.
Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) disebut menjadi kendala utama. Siska membeberkan, Kota Kendari seharusnya menerima dana transfer pusat sebesar Rp 1,1 triliun, namun realisasinya dipangkas menjadi Rp 837 miliar. Dana yang ada saat ini pun lebih dulu dialokasikan untuk pembayaran gaji pegawai.
Dana Bukan untuk Kepentingan Pribadi Ketua RT
Siska menegaskan bahwa dana yang nantinya disalurkan bukan untuk kepentingan pribadi Ketua RT. Penggunaannya harus melalui mekanisme musyawarah warga untuk menentukan skala prioritas pembangunan di lingkungan masing-masing.
"Dirembukkan, anggaran ini mau dipakai untuk apa. Sesuai kebutuhan, sesuai wilayah, apa yang paling urgent. Janji politik saya seperti itu," beber Siska.
Sambutan Positif dari Ketua RT
Kebijakan ini mendapat sambutan hangat dari para Ketua RT di lapangan. Waode Kasi, Ketua RT 21/RW 06 Kelurahan Punggolaka, mengaku program ini sangat dinantikan warganya. Ia menilai banyak infrastruktur dan kebutuhan lingkungan yang selama ini terbengkalai karena minimnya anggaran operasional.
"Tentunya kami RT ini sangat senang kalau Dana RT itu sudah diturunkan. Banyak yang harus kami perbaiki di wilayah kami," ungkap ketua RT yang telah menjabat enam periode tersebut.
Dengan adanya kepastian ini, Pemerintah Kota Kendari berharap program tersebut dapat berjalan optimal dan tepat sasaran pada tahun anggaran 2027.