KENDARI — Ribuan mahasiswa baru itu mengikuti PBAK selama empat hari, terhitung 18-21 Agustus 2026. Kegiatan tahunan ini mengusung tema "Mata Rantai Generasi Emas 2045, Pengawal Transformasi yang Berintegritas, Unggul, Inklusif dan Berdaya Saing Global".
Rektor UIN Kendari, Prof. Dr. H. Husain Insawan, M.Ag., secara resmi membuka agenda tersebut. Ia menegaskan bahwa para mahasiswa baru ini bukan sekadar peserta, melainkan bagian dari generasi yang disiapkan mengambil peran mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Kalian adalah pencetak sejarah mahasiswa angkatan pertama UIN Kendari, kalian juga adalah generasi emas yang akan memajukan bangsa ini ke depan. Manfaatkan momentum anda sebaik-baiknya selama menjadi mahasiswa, tunjukan prestasi dan berikan dampak positif," ungkapnya.
Mengapa Angkatan Ini Disebut Pencetak Sejarah?
Status baru sebagai universitas membawa konsekuensi pada perubahan struktur akademik dan tata kelola. Prof. Husain menyebut momen ini menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk membangun perjalanan akademik yang produktif.
Ia mendorong mahasiswa baru agar aktif belajar, berorganisasi, dan mengembangkan potensi diri. Partisipasi dalam berbagai inovasi serta gerakan positif di lingkungan kampus juga menjadi perhatian khusus dalam sambutannya.
Pendampingan Narkoba dan Penanaman Pohon Jadi Pembeda
Wakil Rektor III UIN Kendari, Dr. Sitti Fauziah, M.Pd., mengungkapkan bahwa PBAK tahun ini memiliki rangkaian yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Seluruh mahasiswa baru diwajibkan mengikuti pendampingan pencegahan narkoba.
Rangkaian kegiatan juga akan diakhiri dengan aksi penanaman pohon di Kampus 3 UIN Kendari. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata kampus terhadap kelestarian lingkungan sejak dini.
Dr. Sitti menambahkan, PBAK menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik, sistem pembelajaran, budaya kampus, serta organisasi kemahasiswaan. Nilai-nilai yang menjadi landasan kehidupan akademik di UIN Kendari turut diperkenalkan dalam kegiatan ini.
Target: Kompetensi Akademik dan Karakter Integritas
"Kalian diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengembangkan karakter, integritas, kepedulian sosial, dan wawasan keislaman. Jadikan UIN Kendari sebagai jembatan untuk meraih mimpi yang kalian inginkan," tuturnya.
Transformasi kelembagaan ini menjadi babak penting bagi perkembangan pendidikan tinggi Islam di Sulawesi Tenggara. Dengan bertambahnya status universitas, UIN Kendari diharapkan mampu memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan timur Indonesia.