KENDARI — Ratusan mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Kendari memadati Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo (UHO) untuk mengikuti Roadshow Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026. Mereka datang dari UHO, UIN Kendari, UM Kendari, dan sejumlah kampus lainnya di ibu kota Sulawesi Tenggara itu.
Mengusung tema Energizing Acceleration for Future Impact dengan semangat Move Faster, Impact Further, kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran, interaksi, kompetisi, dan kolaborasi antara Pertamina, perguruan tinggi, serta generasi muda.
Empat Agenda Utama yang Menanti Mahasiswa
Rangkaian PGTC 2026 tidak hanya berisi seremoni. Panitia menyiapkan Energizing Talks: Youth Stage yang membahas dinamika sektor energi dan industri hulu migas. Ada pula Business Talkshow: Pertamuda Seed & Scale yang mengangkat isu kewirausahaan dan pengembangan bisnis berkelanjutan.
Selain talkshow, peserta dapat mengunjungi area pameran interaktif dan mengikuti sesi networking lunch. Mahasiswa juga diberi kesempatan berdiskusi langsung dengan tim Human Capital (HC) PT Pertamina Hulu Energi serta para manajemen dan narasumber.
PHE Sebut PGTC Sarana Perkuat Engagement dengan Dunia Pendidikan
Senior Manager External Communication & Stakeholder Relations PT Pertamina Hulu Energi, Fitri Erika, membuka kegiatan ini secara resmi. Ia menjelaskan bahwa PGTC merupakan program kolaborasi Pertamina Grup dengan perguruan tinggi untuk memperkenalkan berbagai perspektif mengenai industri energi.
“PGTC merupakan ruang pembelajaran, interaksi, kompetisi, serta kolaborasi untuk memperkenalkan berbagai perspektif mengenai industri energi sekaligus mendorong pengembangan talenta muda Indonesia,” ujar Fitri Erika.
Fitri berharap pelaksanaan PGTC di UHO mampu membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri energi, memperoleh wawasan dari praktisi, serta mengembangkan kreativitas dan jejaring.
“Kami berharap pelaksanaan Roadshow PGTC PHE di Universitas Halu Oleo dapat memperkuat engagement antara Pertamina Hulu Energi dengan dunia pendidikan,” katanya.
UHO: Momentum Pertemukan Akademisi dan Industri
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO, Dr. H. Herman, S.H., LL.M., menyambut hangat penyelenggaraan acara ini. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan dunia industri.
“Kami mengajak mahasiswa UHO dan generasi muda Sulawesi Tenggara untuk memanfaatkan PGTC sebagai kesempatan belajar, berdiskusi, membangun jejaring, dan mengembangkan gagasan,” kata Herman.
Peluncuran Kompetisi Nasional dan Pengumuman Pemenang Video Competition
PGTC 2026 juga menjadi ajang sosialisasi tiga kompetisi nasional. Pertamina memperkenalkan Energy Debate Championship, Energynovation Ideas Competition, dan Pertamuda Seed & Scale kepada mahasiswa Sulawesi Tenggara.
Di sela acara, panitia mengumumkan pemenang Video Competition PGTC–PHE. Kompetisi ini diikuti secara daring oleh 77 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Melalui kegiatan ini, Pertamina mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi juga aktif menciptakan solusi atas tantangan energi masa depan. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan terus berkembang untuk mendukung penguatan talenta dan inovasi generasi muda di Indonesia.