KENDARI — Tiga emas tim Wushu UHO disumbangkan Arini Nabila di kelas Sanda 45 kilogram putri, Fadila Regina Putri di kelas Sanda 48 kilogram putri, dan Joko Muhamad di kelas Sanda 60 kilogram putra. Dua perak diraih Asnawati pada kelas Sanda 48 kilogram putri serta Cherill Auliya Yasinta di kelas Sanda 56 kilogram putri. Medali perunggu datang dari Azha Rudin di kelas Sanda 52 kilogram putra.
Keenam medali UHO lahir dari kelas pertandingan yang berbeda-beda, bukan dari satu nomor yang diulang. Arini dan Fadila sama-sama turun di nomor putri dengan berat berdekatan, 45 kilogram dan 48 kilogram, dan keduanya naik podium tertinggi. Joko melengkapi emas ketiga dari nomor putra 60 kilogram.
Di nomor putri 48 kilogram, UHO menempatkan dua atletnya di posisi berbeda: Fadila juara, Asnawati runner-up. Sementara Cherill menambah perak dari kelas 56 kilogram putri, dan Azha menyumbang perunggu di 52 kilogram putra.
Pelatih Wushu UHO, Yusuf, menyebut capaian tersebut lahir dari proses latihan yang panjang. Persiapan atlet mencakup latihan teknik, fisik, taktik, serta penguatan mental untuk menghadapi tekanan di arena pertandingan.
"Kami bersyukur atas hasil yang diraih para atlet. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen mereka selama menjalani latihan," kata Yusuf saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (21/10/2026).
Yusuf menegaskan hasil ini belum menjadi titik akhir. Evaluasi terhadap penampilan dan kekurangan selama pertandingan ia nilai sebagai langkah penting sebelum atlet kembali bertanding di kompetisi berikutnya.
"Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas atlet, baik dari segi teknik, fisik, maupun mental, agar ke depan bisa meraih prestasi yang lebih baik," ujarnya.
Kejuaraan Wushu Kota Kendari Road to Porprov Sultra XV 2026 digelar di Aula Teporombua, Balai Kota Kendari, selama dua hari. Ajang ini menjadi salah satu tahapan menuju Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara XV tahun 2026.
Bagi UHO, enam medali itu memperlihatkan potensi mahasiswa di cabang bela diri wushu. Prestasi tersebut diharapkan memacu atlet lain untuk menjaga latihan yang konsisten, disiplin, dan terarah.
Dukungan berbagai pihak serta sportivitas disebut menjadi modal agar atlet Wushu UHO bisa mempertahankan prestasi dan kembali mengharumkan nama almamater pada kejuaraan mendatang.