Pencarian

Dorong Ekonomi Nontunai, Bank Sultra Perkuat Posisi Sebagai Bank Adaptif di Ajang BMPD Sultra 2026

Senin, 09 Februari 2026 • 11:04:02 WIB
Dorong Ekonomi Nontunai, Bank Sultra Perkuat Posisi Sebagai Bank Adaptif di Ajang BMPD Sultra 2026
Bank Sultra meraih Juara 2 Lomba Akuisisi QRIS 2025 di ajang BMPD Sultra.

KENDARI – Bank Sultra kembali mengukuhkan posisinya sebagai penggerak utama ekonomi digital di Sulawesi Tenggara. Dalam ajang "Sunset Privat Trip" yang digelar Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sultra di atas Kapal Pinisi Kendari, Bank Sultra resmi dinobatkan sebagai Juara 2 Lomba Akuisisi QRIS sepanjang tahun 2025.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung di bawah naungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam perluasan ekosistem pembayaran nontunai.

Capaian Signifikan dalam Ekosistem Digital

Prestasi yang diraih Bank Sultra merupakan hasil dari strategi perluasan layanan digital yang agresif dan tepat sasaran. Berdasarkan data performa sepanjang tahun 2025, Bank Sultra mencatatkan statistik yang mengesankan:

Pengguna QRIS: Mencapai 16.894 pengguna aktif.

Mitra Merchant: Berhasil menggandeng 649 merchant di berbagai sektor.

Volume Transaksi: Menembus angka 403.373 transaksi.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari komitmen seluruh tim dalam menghadirkan layanan yang adaptif. "Penghargaan ini menjadi bukti nyata transformasi Bank Sultra dalam mengadopsi teknologi. Fokus kami adalah terus memberikan kemudahan akses keuangan bagi masyarakat Sultra melalui digitalisasi," tegasnya, Senin (9/2/2026).

Sinergi Melalui Edukasi Kreatif

Selain penyerahan penghargaan, pertemuan strategis para pimpinan bank se-Kendari ini juga diwarnai dengan peluncuran album musik "Rupiah Meambo" 2026 karya KPwBI Sultra. Album yang terdiri dari 10 lagu tersebut bertujuan memperkuat kampanye Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah melalui jalur seni.

Andri menyambut positif langkah kreatif tersebut sebagai metode edukasi yang segar bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga perbankan guna menjaga stabilitas ekonomi daerah di masa depan.

Peningkatan Anggaran Digitalisasi 2026

Kepala KPwBI Sultra, Edwin Permadi, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa BMPD Sultra telah menyiapkan langkah lebih besar untuk tahun ini. Anggaran program kerja BMPD Sultra 2026 ditingkatkan menjadi Rp1,22 miliar.

"Fokus utama kami di tahun 2026 adalah memperluas digitalisasi sistem pembayaran serta meningkatkan literasi Rupiah secara lebih masif," jelas Edwin di hadapan para anggota BMPD.

Pertemuan yang ditutup dengan diskusi santai di Teluk Kendari ini menjadi momentum penting bagi industri perbankan lokal untuk menyelaraskan langkah dalam mendorong percepatan digitalisasi daerah.

Bagikan
Sumber: radarkendari

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks