Pencarian

AirAsia 'Kepakkan Sayap' di Kendari: Buka Rute Internasional ke Malaysia Mulai Maret 2026

Selasa, 10 Februari 2026 • 15:16:46 WIB
AirAsia 'Kepakkan Sayap' di Kendari: Buka Rute Internasional ke Malaysia Mulai Maret 2026

KENDARI – Maskapai bertarif rendah (LCC) terbaik dunia, Indonesia AirAsia, resmi melakukan ekspansi besar-besaran di Sulawesi Tenggara. Mulai 7 Maret 2026, maskapai ini akan mengoperasikan rute baru yang menghubungkan Kota Kendari dengan pusat ekonomi di Jawa, kota strategis di Sulawesi, hingga jaringan internasional ke Malaysia.

Plt Direktur Utama Indonesia AirAsia, Kapten Raden Achmad Sadikin, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar urusan bisnis, melainkan komitmen untuk menjadikan Kendari sebagai gerbang utama wisata dunia di wilayah timur Indonesia.

Jadwal Operasional dan Destinasi Baru

AirAsia dijadwalkan terbang dua kali sehari dari Bandara Haluoleo (KDI). Rute ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengusaha dan wisatawan, sekaligus menyambut arus mudik Lebaran 2026.


Daftar Rute dan Harga Tiket Perdana (Maret 2026)

Rute PenerbanganJenis PenerbanganEstimasi Harga Mulai Dari
Kendari – Makassar (UPG)Domestik (Langsung)Rp600.000
Kendari – Palu (PLW)Domestik (Langsung)Konfirmasi Berkala
Kendari – Surabaya (SUB)Domestik (Langsung)Konfirmasi Berkala
Kendari – Kuala Lumpur (KUL)Internasional (Transit UPG)Rp1.900.000

Strategi "Gerbang Wisata" Sulawesi Tenggara

Bagi AirAsia, Kendari adalah titik sentral untuk menjangkau destinasi wisata kelas dunia seperti Wakatobi. Dengan dibukanya rute ke Surabaya (pusat ekonomi Jawa) dan Makassar (hub transisi), akses bagi turis mancanegara menuju Sultra kini menjadi jauh lebih singkat dan terjangkau.

“Kami hadir untuk memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha dan wisatawan. Kendari adalah gerbang bagi pengunjung untuk menuju destinasi unggulan seperti Wakatobi, sementara Surabaya dan Palu memiliki potensi ekonomi dan wisata yang terus berkembang,” ujar Achmad Sadikin, Senin (9/2/2026).

Potensi Lonjakan Wisatawan Udara

Data dari Dinas Pariwisata Sultra menunjukkan tren positif kunjungan wisatawan nusantara yang terus meningkat:

2023: 11 juta kunjungan.

2024: 12,9 juta kunjungan.

2025: 13,2 juta kunjungan (Target utama: Kendari & Kolaka Utara).

Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Sultra, Samsinar Sasa, mengungkapkan bahwa selama ini mobilitas wisatawan masih didominasi jalur darat (50,20%) dan laut (24,29%). Kehadiran AirAsia diharapkan mampu menggeser peta transportasi ke jalur udara secara signifikan.

“Pariwisata dan transportasi adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Kehadiran AirAsia adalah angin segar untuk menaikkan angka kunjungan melalui jalur udara yang lebih cepat,” tutur Samsinar.

Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh Kadis Perhubungan Sultra Muh. Rajulan dan Kepala Bandara Haluoleo Denny Ariyanto, yang menyatakan kesiapan infrastruktur bandara dalam menyambut maskapai baru tersebut demi memperluas aksesibilitas di wilayah timur Indonesia.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks