KENDARI — Sebuah salon khusus perempuan dengan konsep syariah dan privat resmi beroperasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Shunna Beauty Salon hadir sebagai alternatif bagi muslimah yang ingin melakukan perawatan kecantikan tanpa khawatir soal privasi dan kesesuaian dengan nilai-nilai Islam.
Pemilik Shunna Beauty Salon, Fasya Rezki Sasongko, mengungkapkan bahwa ide usaha ini lahir dari pengalaman pribadinya sebagai perempuan berhijab. Ia dan ketiga saudarinya kerap kesulitan menemukan salon yang benar-benar dikhususkan untuk perempuan. “Kebanyakan masih bergabung dengan area untuk laki-laki,” ujarnya, Rabu (4/6/2026).
Layanan Perawatan Tanpa Eyelash Extension dan Cukur Alis
Salon ini menyediakan berbagai layanan perawatan, mulai dari hair spa, cream bath, manicure pedicure, nail art, hingga lash lift dan brow bomber. Seluruh layanan dirancang tetap memperhatikan aspek syariat. Fasya menegaskan, pihaknya tidak menyediakan layanan eyelash extension maupun pencukuran alis.
Untuk tarif, harga yang ditawarkan dimulai dari Rp50 ribu per layanan. Besaran biaya disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan perawatan masing-masing pelanggan.
Fasilitas Pendukung demi Kenyamanan Muslimah
Shunna Beauty Salon mengusung desain interior estetik dan nyaman. Beberapa fasilitas pendukung turut disediakan, seperti area parkir luas, air purifier, serta minuman dan camilan sambutan. Semua itu, kata Fasya, untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan selama berada di salon.
“Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik. Banyak yang menghubungi kami melalui DM dan WhatsApp untuk menanyakan layanan yang tersedia. Mungkin karena salon khusus perempuan masih cukup jarang di Kendari,” katanya.
Rencana Ekspansi: dari Body Spa hingga Klinik Estetika
Ke depan, Fasya berencana menambah sejumlah layanan, seperti body spa, refleksi, waxing, dan lulur. Dalam jangka panjang, Shunna Beauty Salon ditargetkan berkembang menjadi pusat layanan kecantikan dan kesehatan perempuan yang lebih lengkap.
“Kami ingin menghadirkan tempat yang lengkap untuk perempuan. Jadi mereka bisa mendapatkan berbagai layanan perawatan dan kesehatan dalam satu lokasi,” tutup Fasya. Rencananya, kawasan tersebut juga akan mencakup klinik estetika, dokter gigi, hingga psikolog.